Wednesday, August 29, 2012

Perbandingan Skala Termometer

Supaya suhu suatu benda dapat diukur dengan menggunakan termometer hingga diketahui nilainya, maka dinding kaca termometer diberi skala dengan cara menandai titik-titik tertentu pada kaca. Setelah itu masing-masing titik tersebut diberi angka untuk menunjukkan derajat panas atau dinginnya suatu benda.
Langkah yang dipakai untuk menentukan skala suhu termometer menurut Celsius, sebagai berikut:
a.Titik tetap bawah skala Celsius (0°) menggunakan suhu air yang sedang membeku (es).
b.Titik tetap atas (100°) menggunakan suhu air yang sedang mendidih pada tekanan udara normal yaitu 1       atm.
c.Bagi jarak antara kedua titik tetap atas dan titik tetap bawah menjadi bagian yang sama (100 bagian). Hal ini menunjukkan bahwa jarak antara dua garis berurutan sama dengan 1°C.
Di bawah ini ditunjukkan perbandingan empat skala suhu, yaitu skala suhu Celsius, Reamur, Fahrenheit dan Kelvin.


 Gambar 1.8 Hubungan titik tetap atas dan bawah antara skala suhu Celsius, Reamur, Fahrenheit dan Kelvin

1) Termometer Celsius
   Dibuat oleh Anders Celsius dari Swedia pada tahun 1701 - 1744.
   • Titik tetap atas menggunakan air yang sedang mendidih (100 °C).
   • Titik tetap bawah menggunakan air yang membeku atau es yang sedang mencair (0° C).
   • Perbandingan skalanya 100.
2) Termometer Reamur
   Dibuat oleh Reamur dari Perancis pada tahun 1731.
   • Titik tetap atas menggunakan air yang mendidih (80°R).
   • Titik tetap bawah menggunakan es yang mencair (0°R).
   • Perbandingan skalanya 80.
3) Termometer Fahrenheit
   Dibuat oleh Daniel Gabriel Fahrenheit dari Jerman pada tahun 1986 - 1736
   • Titik tetap atas menggunakan air mendidih (212°F).
   • Titik tetap bawah menggunakan es mencair (00'F).
   • Perbandingan skalanya 180.
4) Termometer Kelvin
   Dibuat oleh Kelvin dari Inggris pada tahun 1848 - 1954
   • Titik tetap atas menggunakan air mendidih (373 K).
   • Titik tetap bawah menggunakan es mencair (273 K).
   • Perbandingan skalanya 100.
Hubungan antara Celsius, Reamur, Fahrenheit dan Kelvin sebagai berikut :
   C : R : (F-32) : K
   5  : 4 :  9        : 5
Secara matematis dapat dituliskan sebagai berikut :
 1) Hubungan antara Celsius dan Reamur
    t°C = ( 4/5 x t) °R atau t°R = (5/4 xt) °C

 2) Hubungan antara Celsius dan Fahrenheit
    t°C = (9/5 x t) + 32 °F atau t°F = 5/9 x ( t - 32 ) °C

 3) Hubungan antara Celsius dan Kelvin
    t°C = ( t + 273 ) K atau tK = ( t - 273 ) °C
Coba kamu cari hubungan antara skala termometer yang lainnya!

Contoh soal
Suhu suatu benda 100°C, suhu tersebut sama dengan ... °F
Penyelesaian   t°C     = ( 9/5 x t) + 32 °F
           100°C   = ( 9/5 x 100 ) + 32 °F
                   = 180 + 32 °F
                       = 212 °F

0 comments:

Post a Comment