Pada kesempatan ini penulis mencoba untuk membuat beberapa soal IPA Fisika yang dapat dipakai untuk kegiatan Uji coba (Tryout) Ujian Nasional seperti dibawah ini
This is default featured slide 1 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 2 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.
Showing posts with label IPA Kelas 9. Show all posts
Showing posts with label IPA Kelas 9. Show all posts
Saturday, February 23, 2013
PREDIKSI SOAL UN IPA FISIKA
Sebentar lagi kita sebagai masyarakat pendidikan akan punya gawe yang besar sebagai kegiatan rutinitas kalender pendidikan dalam satu tahun pelajaran yaitu Ujian Nasional ( UN ) tahun 2013. Kegiatan yang sering menjadi sebuah propaganda dan serta sebagian menganggap sebagai indikator keberhasilan pada suatu institusi pada tahun pelajaran tersebut, dimana untuk mencapainya di buatlah sebuah kegiatan yang sering disebut dengan Rencana Strategis Ujian Nasional ( RENSTRA UN ). Dimana didalamnya terdapat bermacam - macam kegiatan untuk mencapai sukses UN diantaranya dengan mengadakan Uji coba ( Tryout) Ujian Nasional.
Pada kesempatan ini penulis mencoba untuk membuat beberapa soal IPA Fisika yang dapat dipakai untuk kegiatan Uji coba (Tryout) Ujian Nasional seperti dibawah ini
Pada kesempatan ini penulis mencoba untuk membuat beberapa soal IPA Fisika yang dapat dipakai untuk kegiatan Uji coba (Tryout) Ujian Nasional seperti dibawah ini
Sunday, September 16, 2012
Rangkaian Resistor
1. Rangkaian Resistor Seri
Resistor yang disusun seri selalu menghasilkan resistansi yang lebih besar.
Pada rangkaian seri, arus yang mengalir pada setiap resistor sama besar.
R1, R2, dan R3 disusun secara seri, resistansi dari gabungan R1, R2, dan R3 dapat diganti dengan satu resistor pengganti yaitu Rs.
Resistor yang dirangkai secara seri mempunyai nilai pengganti, yang besarnya dapat dirumuskan: Jika semua nilai R yang disusun sama, dapat ditulis:
Rs = R1+ R2 + R3 + .... + Rn
dengan n banyaknya R yang disusun.
Contoh rangkaian resisitor seri:
1. Hitung nilai resistor pengganti dari ketiga resistor yang dirangkai seperti di bawah ini !
Penyelesaian:
Diketahui: R1 = 2 ohm
R2 = 4 ohm
R3 = 3 ohm
Ditanyakan: Rs = ........ ?
Dijawab :
Rs = R1+ R2 + R3Rs = 2 + 4 + 3Rs = 9
Jadi nilai resistor pengganti adalah 9 ohm.
2. Rangkaian Resistor Paralel
Resistor yang disusun secara paralel selalu menghasilkan resistansi yang lebih kecil. Pada rangkaian paralel arus akan terbagi pada masing-masing resistor pada masing-masing resestor, tetapi tegangan pada ujung-ujung resistor sama besar.
Pada rangkaian fresestor disamping untuk R1, R2, dan R3 disusun secara paralel, resistansi dari gabungan R1, R2, dan R3 dapat diganti dengan satu resistor pengganti yaitu Rp.
Resistor yang dirangkai secara paralel mempunyai nilai pengganti, yang besarnya dapat dirumuskan:
1/ Rp = 1/R1 + 1/R2 + 1/R3 + .... + 1/Rn
Jika semua nilai R yang disusun sama besar, maka resistor penggantinya dapat ditulis:
Rp = R / n
dengan n banyaknya R yang disusun.
Contoh menghitung rangkaian resistor paralel:
Hitung nilai resistor pengganti yang dirangkai seperti di bawah ini !
a.
b.
Penyelesaian:
a) Diketahui:
a) Diketahui:
R1 = 20 ohm
R2 = 30 ohm
R3 = 60 ohm
Ditanyakan: Rp = ........ ?
Dijawab:
1/ Rp = 1/R1 + 1/R2 + 1/R31/ Rp = 1/20 + 1/30 + 1/301/ Rp = 3/60 + 2/60 + 1/601/ Rp = 6/60
Rp = 10 ohm
Jadi nilai resistor pengganti adalah 10 ohm.
Penyelesaian:
b) Diketahui:
b) Diketahui:
R1 = 6 ohm
R2 = 2 ohm
R3 = 4 ohm
R6 = 6 ohm
Ditanyakan: Rp = ........ ?
Dijawab:
Dijawab:
Seri antara resistor 2 ohm dan 4 ohm
R s = 2 + 4
R s = 6
Sehingga rangkaian dapat diganti ini :
Paralel antara 6 ohm, 6 ohm, dan 6 ohm
1/ Rp = 1/R1 + 1/R2 + 1/R3
1/ Rp = 1/R1 + 1/R2 + 1/R3
1/ Rp = 1/6 + 1/6 + 1/6
1/ Rp = 3/6Rp = 2 ohm
Karena nilai dari masing-masing resistor sama yaitu 6 ohm, maka dapat juga dihitung dengan:
Jadi nilai resistor pengganti adalah 2 ohmRp = R / nRp = 6 / 3Rp = 2 ohm
Saturday, September 15, 2012
Hukum I Kirchoff
Hukum I Kirchoff digunakan untuk Menghitung Kuat Arus pada Rangkaian tidak Bercabang
Hukum kirchoff berbunyi:
“Pada rangkaian listrik tak bercabang, kuat arus di setiap titik pada rangkaian sama besar”.
Pada rangkaian listrik seperti gambar di samping,
arus listrik keluar dari kutub positif sumber tegangan lalu mengalir
melalui ampermeter A → ampermeter B → lampu → ampermeter C → ampermeter
D → kutub negatif sumber tegangan. Didalam rangkaian tidak terdapat
percabangan, sehingga kuat arus yang ditunjukkan oleh ke empat
ampermeter sama besar atau I1 = I2 = I3 = I4
Hukum kirchoff untuk arus listrik bercabang berbunyi:
“jumlah kuat arus yang masuk pada titik percabangan sama dengan jumlah kuat arus yang keluar dari titik percabangan tersebut”.
Pernyataan ini dikenal sebagai Hukum I Kirchoff.
Secara matetatis dapat ditulis :
Secara matetatis dapat ditulis :
Secara skematik rangkaian bercabang terlihat sperti di bawah ini:Imasuk = Ikeluar
Pada rangkaian di samping, arus listrik keluar dari kutub positif sumber tegangan mengalir melalui ampermeter A (I1)→ pada titik cabang X arus terbagi menjadi I2 dan I3. Pada titik cabang Y arus bergabung lagi menjadi I4 → ampermeter D → kutub negatif sumber tegangan.
Kkuat arus yang ditunjukkan ampermeter A sama dengan yang ditunjukkan ampermeter B ditambah ampermeter C, atau dapat ditulis I1 = I2 + I3 sedangkan penunjukkan ampermeter D sama dengan ampermeter A.
Contoh menghitung arus listrik bercabang:
Jika besar kuat arus I = 10 ampere, I1 = I3 = 3 ampere. Hitung besar kuat arus I2 ?
Penyelesaian:
Diketahui: I = 10 A
I1 = I3 = 3 A
Ditanyakan: I2 = ........ ?
Diketahui: I = 10 A
I1 = I3 = 3 A
Ditanyakan: I2 = ........ ?
Dijawab:
I1 = I2 + I3 + I4
10 = 3 + I2 + 3
10 = 6 + I2
I2 = 4
Jadi besar kuat arus listrik yang mengalir pada I2 adalah 4 ampere.
10 = 3 + I2 + 3
10 = 6 + I2
I2 = 4
Jadi besar kuat arus listrik yang mengalir pada I2 adalah 4 ampere.
Friday, September 14, 2012
Hukum Ohm

Misalnya pada sebuah rangkaian yang
terdiri lampu dan baterai, lampu yang dinyalakan dengan satu buah
baterai akan menyala redup, dengan tiga baterai lebih terang, karena
arus yang mengalir lebih besar. Jadi semakin besar beda potensial
semakin besar pula arus listrik yang dihasilkan
Nilai perbandingan beda potensial dengan arus listrik yang mengalir
merupakan nilai resistansi (hambatan) yang dimiliki oleh penghantar dan
nilainya tetap. Secara matematis hukum ohm dapat ditulis :
V / I = R
atau
V = I . R
V = beda potensial, satuan volt (V)
I = kuat arus listrik, satuan ampere (A)
R = hambatan listrik, satuan ohm (W)
I = kuat arus listrik, satuan ampere (A)
R = hambatan listrik, satuan ohm (W)
Satuan hambatan listrik yang lebih besar dinyatakan dalam kilo ohm (kW) atau mega ohm (MW).
1 kilo ohm = 103 ohm
1 kilo ohm = 103 ohm
1 mega ohm = 106 ohm
Contoh cara menghitung kuat arus listrik dengan hukum ohm:
Sebuah aki yang mempunyai tegangan 12 volt dipakai
untuk menyalakan lampu yang mempunyai hambatan 60 W, berapa kuat arus
yang mengalir pada lampu ?
Penyelesaian:
Diketahui: V = 12 volt
R = 60 W
Ditanyakan: I = ........ ?
Dijawab:
Diketahui: V = 12 volt
R = 60 W
Ditanyakan: I = ........ ?
Dijawab:
I = V / R = 12 / 60
Jadi besar kuat arus listrik yang mengalir pada lampu 0,2 ampere.
Thursday, September 13, 2012
Arus Listrik
Arus Listrik
Arus listrik (I) yang mengalir melalui penghantar didefinisikan sebagai banyaknya muatan listrik (Q) yang mengalir setiap satu satuan waktu (t).
Secara matematis dapat dituliskan:
![]() |
Keterangan:
I = arus listrik (A)Q = muatan listrik (C)
t = selang waktu
Contoh cara menghitung arus listrik:
- Pada suatu penghantar mengalir muatan
listrik sebanyak 60 coulomb selama 0,5 menit. Hitung besar arus listrik
yang mengalir pada penghantar tersebut ?
Penyelesaian:
Diketahui: Q = 60 C
t = 0,5 menit
= 30 sekon
Ditanyakan: I = ........ ?
Dijawab:
I = 60 / 30I = 2 ampereJadi besar kuat arus listrik yang mengalir pada penghantar 2 ampere
Monday, August 20, 2012
MUATAN LISTRIK SEJENIS TOLAK MENOLAK DAN MUATAN TAK SEJENIS TARIK MENARIK
MUATAN LISTRIK SEJENIS TOLAK
MENOLAK DAN MUATAN TAK SEJENIS TARIK MENARIK
Pendahuluan
Diantara sifat-sifat muatan
listrik adalah yang sejenis akan tolak menolak dan muatan yang tidak sejenis
akan tarik menarik. Untuk membuktikannya lakukanlah kegiatan di bawah ini!
Alat dan
bahan:
1.Statif
1 buah
2.Penggaris
plastik 2 buah
3.Kaca/tabung
reaksi 2 buah
4.Kain
wol/rambut kering
5.Benang
jahit
Cara kerja:
1.Ambillah
2 penggaris A dan B, keduanya digosok dengan kain wol (rambut kering)
2.Setelah
itu penggaris A digantung dengan benang, lalu ujung penggaris B didekatkan pada
ujung penggaris A.
Apa yang terjadi ?
Percobaan 1
1.Ambil 2
batang kaca C dan D, keduanya digosok dengan kain sutera
2.Setelah
itu batang kaca C digantung dengan benang lalu ujung batang kaca D didekatkan
pada ujung batang kaca C. Apa yang terjadi?
3.Penggaris
plastik A digosok dengan kain wol dan batang kaca C digosok dengan kain sutera
4.Setelah
itu penggaris A digantung dengan benang kemudian ujung batang kaca C didekatkan
pada ujung penggaris A. Apa yang terjadi?
Tabel pengamatan
Setelah
benda digosok
No
|
Nama
Benda
|
yang
didekatkan
|
Jenis
Muatan
|
Gaya
yang terjadi
|
||
I
|
II
|
Tarik
menarik
|
Tolak
menolak
|
|||
1
|
Penggaris Plastik
|
Kaca
|
||||
2
|
Penggaris Plastik
|
Pengaris Plastik
|
||||
3
|
Kaca
|
Kaca
|
||||
4
|
Kaca
|
Penggaris Plastik
|
||||
Pertanyaan:
1. Jika
benda bermuatan negatif didekatkan benda bermuatan negatif apa yang terjadi?
Jawab : ………………………………………………….
2.Jika benda
bermuatan positif didekatkan pada benda bermuatan positif apa yang terjadi?
Jawab : ………………………………………………….
3.Jika benda
bermuatan negatif didekatkan pada benda bermuatan positif, apa yang terjadi?
Jawab : ………………………………………………….
4.Bagaimana
bunyi hukum Coulomb?
Jawab : ………………………………………………….
5.Secara
matematis hukum Coulomb dapat ditulis
Jawab : ………………………………………………….
Kesimpulan
:
Kesimpulan
apa yang dapat kamu ambil dari kegiatan di atas!
Jawab
: ………………………………………………….Sunday, August 19, 2012
LEMBAR KERJA SISWA
MUATAN LISTRIK
Pendahuluan
Untuk memahami sebuah benda bermuatan,
lakukan kegiatan di bawah ini!
Alat dan bahan:
1. Penggaris plastik kering 1
buah
2.Sobekan kertas kecil
3.Serbuk kapur yang kering
4.Kain wol/rambut yang kering
5.Kain sutera/kain Satin
6.Kaca/tabung reaksi
Cara Kerja:
1.
Dekatkan penggaris plastik pada sobekan kertas
kecil, amati yang terjadi.
2.Kemudian dekatkan penggaris plastik
pada serbuk kapur, amati yang terjadi.
3.Dekatkan kaca pada sobekan kertas
kecil, amati yang terjadi
4.Dekatkan kaca pada serbuk kapur,
amati yang terjadi.
5.Gosokkan penggaris plastik pada kain wol/pada
rambut anda lalu dekatkan pada sobekan
kertas kecil, kemudian pada serbuk
kapur, amati yang terjadi
6.Gosokkan
kaca dengan kain sutera/kain satin lalu dekatkan pada sobekan kertas kecil dan
pada serbuk kapur, amati yang terjadi
5.
Catat hasil pengamatanmu dalam tabel pengamatan
Hasil
pengamatan:
Sebelum digosok
No
|
Nama Benda
|
yang didekatkan
|
Yang Terjadi
|
|
Menempel
|
Tidak Menempel
|
|||
1
|
Penggaris Plastik
|
Sobekan Kertas
|
||
2
|
Penggaris Plastik
|
Serbuk kapur
|
||
3
|
Kaca
|
Sobekan Kertas
|
||
4
|
Kaca
|
Serbuk kapur
|
||
Setelah
digosok
No
|
Nama Benda
|
yang didekatkan
|
Yang Terjadi
|
|
Menempel
|
Tidak Menempel
|
|||
1
|
Penggaris Plastik
|
Sobekan Kertas
|
||
2
|
Penggaris Plastik
|
Serbuk kapur
|
||
3
|
Kaca
|
Sobekan Kertas
|
||
4
|
Kaca
|
Serbuk kapur
|
||
Pertanyaan:
1. Apa
yang terjadi saat penggaris plastik belum digosok dengan kain wol didekatkan
pada sobekan kertas kecil? Jawab :
…………………………………………………………………………………………………………………………
2. Apa yang
terjadi saat penggaris plastik digosok dengan kain wol lalu didekatkan pada
sobekan kertas kecil..? Jawab: ………………………………………………………………….
3. Bagaimana
cara menimbulkan muatan listrik pada benda?
Jawab :
……………………………………………………………
Penggaris mika digosok dengan kain wol akan bermuatan listrik Positif ( + )
Kaca digosok dengan kain sutera akan bermuatan listrik Negatif ( - )
Kesimpulan:
Wednesday, August 1, 2012
Nikola Tesla sang penemu arus bolak balik
Para pengagum Nikola Tesla berusaha membeli laboratorium tempat penemu dan perintis teknologi listrik itu dan menjadikannya museum.
Tetapi mengapa hanya sedikit orang yang dapat menghargai pentingnya hasil kerja Tesla? Banyak orang bahkan tidak mengenal siapakah Nikola Tesla? Ia kurang terkenal jika dibandingkan dengan Einstein. Ia tidak sepopuler Leonardo atau Stephen Hawking. Yang paling menyedihkan bagi para pengagumnya, ia bahkan tidak seterkenal rivalnya Thomas Edison.
Namun berkat penemuannya, listrik dapat mengalir dan menjadi sumber energi alat tempat anda membaca kisah ini. Temuan motor induksinya yang dapat bekerja dengan arus bolak balik atau (AC) menjadi batu lompatan sistem listrik modern. Mark Twain, yang merupakan salah satu kawannya, menyebut penemuan itu sebagai "paten paling berharga sejak telepon."
Museum Tesla
Tesla adalah pemenang dalam Perang Arus, yaitu persaingan antara George Westinghouse dan Thomas Edison untuk mengukuhkan apakah AC atau arus langsung (DC) akan digunakan untuk transmisi listrik. Namun waktu bukanlah sahabat bagi Tesla.
Lahir di negara yang kini bernama Kroasia dari orang tua yang berasal dari etnis Serbia, ia pindah ke New York pada 1884 dan membuat kendaraan pengendali radio, energi nirkabel dan instalasi listrik tenaga air pertama di Air Terjun Niagara.
Tetapi ia adalah seseorang yang eksentrik. Ia percaya bahwa hidup selibat dapat merangsang kerja otak, serta bahwa ia telah berkomunikasi dengan mahluk dari planet lain dan jatuh cinta pada seekor merpati.
Dalam beberapa dekade selanjutnya, ia hanyut dalam ketidakjelasan relatif, sedangkan Edison dielu-elukan sebagai salah satu penemu terbesar di dunia. Namun memori tentang dirinya tetap hidup berkat dedikasi pengagumnya yang terdiri dari "geeks" atau para penggemar teknologi dan ahli sejarah sains.
Museum Tesla yang akan didirikan di lokasi bekas laboratoriumnya sedang dalam perencanaan. Upaya penggalangan dana dilakukan secara massal. Hingga saat ini mereka telah mengumpulkan $850.000 (Rp8,1 miliar). Dana tambahan akan dikucurkan oleh pemerintah kota New York.
Tetapi mengapa hanya sedikit orang yang dapat menghargai pentingnya hasil kerja Tesla? Banyak orang bahkan tidak mengenal siapakah Nikola Tesla? Ia kurang terkenal jika dibandingkan dengan Einstein. Ia tidak sepopuler Leonardo atau Stephen Hawking. Yang paling menyedihkan bagi para pengagumnya, ia bahkan tidak seterkenal rivalnya Thomas Edison.
Namun berkat penemuannya, listrik dapat mengalir dan menjadi sumber energi alat tempat anda membaca kisah ini. Temuan motor induksinya yang dapat bekerja dengan arus bolak balik atau (AC) menjadi batu lompatan sistem listrik modern. Mark Twain, yang merupakan salah satu kawannya, menyebut penemuan itu sebagai "paten paling berharga sejak telepon."
Museum Tesla
Tesla adalah pemenang dalam Perang Arus, yaitu persaingan antara George Westinghouse dan Thomas Edison untuk mengukuhkan apakah AC atau arus langsung (DC) akan digunakan untuk transmisi listrik. Namun waktu bukanlah sahabat bagi Tesla.
Lahir di negara yang kini bernama Kroasia dari orang tua yang berasal dari etnis Serbia, ia pindah ke New York pada 1884 dan membuat kendaraan pengendali radio, energi nirkabel dan instalasi listrik tenaga air pertama di Air Terjun Niagara.
Tetapi ia adalah seseorang yang eksentrik. Ia percaya bahwa hidup selibat dapat merangsang kerja otak, serta bahwa ia telah berkomunikasi dengan mahluk dari planet lain dan jatuh cinta pada seekor merpati.
Dalam beberapa dekade selanjutnya, ia hanyut dalam ketidakjelasan relatif, sedangkan Edison dielu-elukan sebagai salah satu penemu terbesar di dunia. Namun memori tentang dirinya tetap hidup berkat dedikasi pengagumnya yang terdiri dari "geeks" atau para penggemar teknologi dan ahli sejarah sains.
Museum Tesla yang akan didirikan di lokasi bekas laboratoriumnya sedang dalam perencanaan. Upaya penggalangan dana dilakukan secara massal. Hingga saat ini mereka telah mengumpulkan $850.000 (Rp8,1 miliar). Dana tambahan akan dikucurkan oleh pemerintah kota New York.
Sumber :
Saturday, July 21, 2012
Induksi Elektromagnetik
Induksi Elektromagnetik
Terjadinya Induksi ElektromagnetikKetika kutub utara magnet digerakkan memasuki kumparan, jarum galvanometer menyimpang ke salah satu arah (misalnya ke kanan). Jarum galvanometer segera kembali menunjuk ke nol (tidak menyimpang) ketika magnet tersebut didiamkan sejenak di dalam kumparan. Ketika magnet batang dikeluarkan, maka jarum galvanometer akan menyimpang dengan arah yang berlawanan (misalnya ke kiri).
Jarum galvanometer menyimpang disebabkan adanya arus yang mengalir dalam kumparan. Arus listrik timbul karena pada ujung-ujung kumparan timbul beda potensial ketika magnet batang digerakkan masuk atau keluar dari kumparan.
Beda potensial yang timbul ini disebut gaya gerak listrik induksi (ggl induksi).
Ketika magnet batang digerakkan masuk, terjadi penambahan jumlah garis gaya magnetik yang memotong kumparan (galvanometer menyimpang atau ada arus yang mengalir). Ketika batang magnet diam sejenak maka jarum galvanometer kembali ke nol (tidak ada arus yang mengalir). Ketika batang magnet dikeluarkan terjadi pengurangan jumlah garis gaya magnetik yang memtong kumparan (galvanometer menyimpang dengan arah berlawanan).
Jadi, akibat perubahan jumlah garis gaya magnetik yang memotong kumparan, maka pada kedua ujung kumparan timbul beda potensial atau ggl induksi. Arus listrik yang disebabkan oleh perubahan jumlah garis gaya magnetik yang memotong kumparan disebut arus induksi.
Faktor-Faktor yang Menentukan Besar GGL
Besarnya ggl induksi tergantung pada tiga faktor, yaitu ;
1) banyaknya lilitan kumparan
2) kecepatan keluar-masuk magnet dari dan keluar kumparan
3) kuat magnet batang yang digunakan
Alat-Alat yang Bekerja Berdasar Prinsip Induksi Elektromagnetik
1. Generator
Generator adalah alat yang digunakan untuk mengubah energi kinetik menjadi energi listrik.
Ada dua jenis generator, yaitu :
a. Generator arus bolak-balik (AC) atau alternator
b. Generator arus searah (DC)
Perbedaan antara generator arus bolak-balik dengan arus searah hanya terletak pada bentuk cincin luncur yang berhubungan dengan kedua ujung kumparan. Pada generator arus bolak-balik terdapat dua buah cincin luncur, sedangkan pada generator arus searah terdapat sebuay cincin yang terbelah di tengahnya (cincin belah atau komutator).
Ggl atau arus induksi pada alternator dapat diperbesar dengan empat cara :
1) memakai kumparan dengan lilitan lebih banyak\
2) memakai magnet yang lebih kuat
3) melilit kumparan pada inti besi lunak
4) memutar kumparan lebih cepat
Contoh generator arus bolak-balik :
- dinamo sepeda
- generator AC pembangkit listrik
2. Transformator
Transformator atau trafo adalah alat yang digunakan untuk mengubah tegangan bolak-balik (AC) dari suatu nilai ke nilai tertentu. Trafo terdiri dari pasangan kumparan primer dan sekunder yang terpisah dan dililitkan pada inti besi lunak.
Ada dua jenis trafo, yaitu
1) Trafo step up (penaik tegangan)
2) Trafo step down (penurun tegangan)
















