Monday, July 9, 2012

Hidup Sehat dan Awet Muda Dengan Tauge


Hidup Sehat dan Awet Muda Dengan Tauge

Hidup Sehat dan Awet Muda dengan Tauge
Kecambah atau tauge sering dipandang sebelah mata, padahal memiliki banyak khasiat yang membuat Anda menjadi hidup lebih sehat dan awet muda. Pemanfaatan kecambah dalam kesehatan bagi masyarakat di Nusantara maupun bangsa-bangsa di Asia sudah berusia ribuan tahun.
Kecambah sangat praktis karena bisa dipanen segera hanya dalam waktu 3-5 hari setelah tanam. Bisa tumbuh sepanjang tahun dalam segala cuaca. Tidak memerlukan lahan tanam yang luas dan tidak membutuhkan sinar matahari untuk pertumbuhannya.
Banyak orang berpikir bahwa kecambah atau tauge berasal dari kacang ijo saja. Padahal, tauge juga bisa dibuat dari biji-bijian lainnya, seperti jawawut, wijen dan cantel, dari kacang-kacangan, seperti kedelai, kacang polong, dan lentil. Bahkan tauge bisa dibuat dari biji sayuran seperti biji kol, biji brokoli, biji sawi dan biji wortel.
Kecambah jenis apapun, rata-rata mengandung senyawa fitokimia,vitamin dan mineral yang berperan sebagai antioksidan. Canavanine, jenis asam amino yang paling banyak terkandung dalam alfalfa, yang terbukti mampu melumpuhkan bibit kanker leukimia, usus besar, dan pankreas. Tauge kedelai kaya akan senyawa antikanker genistein yang ampuh membunuh sel kanker dengan cara mengacaukan pasokan makanan bagi sel-sel kanker.
Selain kaya akan antioksidan yang dapat mencegah kerusakan sel akibat radikal bebas, kecambah juga kaya akan DNA dan RNA, suatu protein khusus yang memiliki efek regeneratif dengan memperbaiki sel-sel tubuh yang rusak. Kerjasama antara antioksidan dan DNA inilah yang membuat makan kecambah membuat kita lahir kembali dan melindungi dari efek penuaan.
Kecambah juga sering disebut sebagai makanan hidup( living food) karena mengandung oksigen yang sangat diperlukan untuk kesehatan sel. Menurut Dr Otto Warburg, pertumbuhan sel kanker disebabkan kekurangan oksigen. Kecambah yang kaya oksigen sangat cocok untuk mencegah pertumbuhan sel kanker. Kecambah juga kaya enzim, jumlahnya bisa 100 kali lipat dibandingkan enzim di dalam buah dan sayuran.
Karena mengandung banyak serat dan air, kecambah juga membantu pengurasan kotoran dan toksin dalam usus besar. Selain itu kecambah juga banyak mengandung klorofil (zat hijau warna pada tanaman) yang dapat membantu pembentukan darah dan nembersihkan darah, mengobati anemia, dan mengontrol fungsi hormon di dalam tubuh.

0 comments:

Post a Comment