This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Showing posts with label IPA Terpadu. Show all posts
Showing posts with label IPA Terpadu. Show all posts

Thursday, August 22, 2019

10 Contoh Gaya Gesek yang Menguntungkan dan Merugikan

10 Contoh Gaya Gesek yang Menguntungkan dan Merugikan

Contoh Gaya Gesek - Dalam kehidupan sehari-hari, kita tentu telah akrab dengan berbagai jenis gaya yang bekerja di sekitar lingkungan kita. Salah satu jenis gaya tersebut adalah gaya gesek. Apakah yang dimaksud dengan gaya gesek itu? Gaya gesek adalah suatu gaya yang bekerja untuk melawan gaya benda bergerak atau benda yang memiliki kecenderungan untuk bergerak. Gaya gesek muncul saat 2 benda saling bersentuhan. Benda yang saling bersentuhan tersebut tidak harus berwujud padat, melainkan bisa juga berwujud cair atau gas.

Contoh Gaya Gesek

Ada banyak contoh gaya gesek yang terdapat di sekitar kita. Sebagian bersifat menguntungkan, namun sebagian lain justru bersifat merugikan. Apa saja contoh gaya gesek yang menguntungkan dan merugikan itu? Silakan simak penjelasan berikut ini.

Contoh Gaya Gesek yang Menguntungkan dan Merugikan

Contoh Gaya Gesek yang Menguntungkan

Suatu benda diciptakan oleh Tuhan YME pasti ada maksud, tujuan, dan manfaatnya. Begitupun dengan gaya gesek. Beberapa penerapan dalam kehidupan sehari-hari membuktikan adanya manfaat dari gaya gesek misalnya:

1. Gaya gesek antara rem dan cakram
Pernahkan Anda menaiki kendaraan? Tentu pernah bukan? Bayangkan bila kendaraan yang Anda tumpangi ternyata tidak dilengkapi rem, tentu akan sangat berbahaya sekali bukan? Adanya rem dapat membuat laju kecepatan kendaraan dapat diperlambat dan dikendalikan. Rem dan cakram saling bergesekan untuk melawan gaya gerak dan kecepatan laju kendaraan melalui timbulnya gaya gesek.

2. Gaya gesek antara gergaji dan kayu
Contoh gaya gesek yang menguntungkan lainnya adalah gaya gesek antara gergaji dan kayu. Ikatan molekul kayu yang merupakan benda padat terbilang sangat kuat. Untuk dapat memotongnya, dibutuhkan gaya yang cukup besar. Salah satu cara untuk menghasilkan gaya yang besar adalah dengan menciptakan gesekan atau gaya gesek pada molekul kayu tersebut. Oleh karenanya, gergaji dibuat runcing, tipis, dan bergerigi untuk menghasilkan gaya gesek yang besar agar dapat memotong kayu.

3. Gaya gesek antara amplas dan kayu
Penggunaan amplas merupakan contoh penerapan gaya gesek yang menguntungkan. Amplas digunakan untuk menghaluskan permukaan benda. Dengan permukaannya yang kasar, amplas menghasilkan gaya gesek yang sangat besar sehingga mampu membuat permukaan benda lain yang bersinggungan dengannya menjadi halus.

4. Gaya gesek antara lantai dan kaki
Semakin licin lantai, maka gaya gesek yang dihasilkannya ketika bersentuhan dengan benda lain pasti akan semakin kecil. Oleh karenanya, kita akan terjatuh bila berjalan di atas lantai yang licin, sebab tidak ada gaya yang menahan gerakan kaki kita. inilah salah satu bentuk dan contoh penerapan gaya gesek yang paling sederhana.

5. Gaya gesek antara penghapus dan tulisan
Tentu kalian pernah menulis dengan pensil bukan? Saat tulisan yang dibuat ternyata salah, Anda pasti akan menghapus tulisan tersebut. Nah, proses menghapus tulisan tersebut ternyata juga merupakan penerapan contoh gaya gesek. Penghapus yang digerakan maju mundur dapat menciptakan gaya yang dapat melepaskan partikel pensil di kertas, sehingga Anda bisa meniupnya.


Contoh Gaya Gesek yang Merugikan

Selain dapat memberikan keuntungan, gaya gesek juga bisa menimbulkan banyak kerugian. Beberapa contoh gaya gesek yang merugikan di antaranya yaitu

1. Gaya gesek antara gear dan rantai kendaraan
Sepeda motor bergerak karena adanya tarikan rantai yang memutar gear ban belakang kendaraan. Selain gear dapat bergerak, gear juga mengalami gaya gesek dan rantai yang terus memutar. Gaya gesek ini membuat gear mengalami keausan bila terlalu sering digunakan. Gigi-gigi gear yang tajam, lambat laun akan menjadi tumpul dan harus diganti.

2. Gaya gesek antara alas kaki dan aspal
Sepatu dan sandal yang kita gunakan terus menerus lambat laun alasnya akan menipis. Ini disebabkan gaya gesek antara alas kaki dan aspal yang bekerja terus menerus. Menipisnya alas kaki karena hal tersebut merupakan contoh gaya gesek yang merugikan. Kita harus membeli sepatu baru bila alas sepatu tersebut sudah semakin tipis.

3. Gaya gesek antara benda dengan lantai
Pernahkah Anda menarik karung berisi beras? Jika pernah, Anda tentu dapat membedakan lebih sulit mana menarik karung di atas lantai keramik dengan menaring karung di atas jalan aspal. Jawabannya tentu akan lebih sulit bila menariknya di atas jalan aspal. Mengapa hal ini bisa terjadi? Alasannya adalah karena permukaan jalan aspal yang kasar menciptakan gaya gesek yang lebih besar. Adanya gaya gesek tersebut akan membuat kita mengeluarkan lebih banyak tenaga dan energi untuk memindahkan karung tersebut. Itulah mengapa hal ini merupakan contoh gaya gesek yang merugikan.

4. Gaya gesek antara ban dan jalan
Ban kendaraan mengalami gaya gesek yang ditimbulkan permukaan jalan. Permukaan ban yang berupa karet lambat laun akan gundul sehingga membuat kita harus menggantinya secara berkala. Ban yang gundul sangat membahayakan pengendara karena tidak dapat menciptakan gaya gesek yang kuat dengan jalan.

5. Gaya gesek antar komponen mesin kendaraan
Dalam mesin kendaraan, terdapat proses pembakaran yang menciptakan gerakan-gerakan mekanik. Gerakan-gerakan antara benda-benda yang salin bertautan di dalam mesin membuat mesin mengalami keausan. Keausan disebabkan karena adanya gaya gesek yang besar, untuk memperkecil gaya gesek antar komponen dalam mesin, diperlukan pelumas seperti oli atau minyak sehingga mesin tidak cepat panas saat digunakan.

Thursday, March 7, 2013

Mid Semester Genap Kls 8

Untuk menghadapai kegiatan tengah semester Genap ini, saya mencoba membuat soal online dengan menggunakan wondershare quis creator yang terdiri dari beberapa soal khusus materi IPA Kelas 8 semester genap. Untuk dapat mengerjakan soal ini terlebih dahulu pembaca yang budiman diminta untuk menuliskan biodata sebagai berikut :
1. Alamat Email
2. Nama lengkap
3. Kelas
4. No Absent
Selamat mencoba semoga bermanfaat

Saturday, August 11, 2012

RINGKASAN IPA FISIKA SMP

Memasuki awal tahun pelajaran serta untuk mengisi kegiatan pada saat libur sebelum dan sesudah hari raya Idhul Fitri pada tahun ini, perlu kiranya saya mempostingkan sesuatu yang bisa dibaca oleh teman - teman pendidik atau anak - anakku siswa siswi SMP baik kelas 7,8 dan 9.
Dalam kesempatan ini akan saya berikan sedikit pengetahuan yang merupakan ringkasan dari materi mata pelajaran IPA Fisika kelas 7,8 dan 9, walaupun hanya sedikit dan saya yakin masih jauh dari lengkap harapan saya semoga apa yang telah diringkas ini menjadi salah satu alasan untuk bisa menambah wawasan serta pengetahuan tentang IPA.
Bagi yang berminat silahkan bisa mendowload dibawah ini:
RINGKASAN IPA FISIKA SMP

Friday, May 25, 2012

ALAT OPTIK

Ketika di SMP, kalian sudah mempelajari tentang cahaya dan perambatannya, bagaimana cahaya itu dipantulkan, dibiaskan, dan mengalami dispersi. Pada bab ini akan dipelajari berbagai alat yang bekerja berdasarkan prinsip pembiasan dan pemantulan cahaya yang disebut alat optik. Dengan alat optik, kita dapat melihat benda atau makhluk hidup yang ukurannya sangat kecil, misalnya bakteri dan virus, dan dapat melihat dengan jelas benda-benda yang sangat jauh di luar angkasa seperti bulan, bintang, dan benda langit lainnya, serta merekam beberapa kejadian penting dalam bentuk film. Bagian utama dari alat optik adalah cermin atau lensa, karena prinsip kerjanya mengacu pada konsep pembiasan dan pemantulan cahaya.

 A.    Mata
Mata merupakan alat penglihatan bagi kita. Mata kita memilki bagian-bagian yang penting yang menentukan daya penglihatan kita.
   Gambar 5.1. Beberapa bagian penting pada mata kita
Gambar 1. Beberapa bagian penting pada mata kita

1.         Bagian-bagian Mata
Perhatikan gambar 1. mata kita terdiri atas kornea, iris, pupil, lensa mata, retina, dan syaraf optik.
a. Kornea
Kornea berupa selaput tipis yang berfungsi melindungi bagian dalam mata dari pengaruh luar. Kornea memiliki indeks bias sekitar 1,367.
Di belakang kornea terdapat semacam cairan yang disebut aqueous humor. Cairan ini memiliki indeks bias sama dengan air, yaitu 1,33. Aqueous humor berfungsi sebagai pembasuh mata.
b. Iris
Iris adalah selaput bola mata yang membentuk celah lingkaran. Warna iris memberikan warna pada mata. Biru, coklat, maupun hitam.

Gambar 2. Warna iris terlihat sebagai warna mata
c. Pupil
Pupil adalah celah lingkaran yang dibentuk iris. Pupil berfungsi mengatur banyaknya cahaya yang masuk ke mata. Di saat terdapat cahaya yang masuk ke mata, iris akan mengendur dan pupil akan membesar sehingga lebih banyak cahaya yang masuk ke mata. Di saat terdapat banyak cahaya yang masuk ke mata, iris akan menegang dan pupil akan mengecil sehingga cahaya yang masuk ke mata akan berkurang.
d. Lensa Mata
Lensa mata berupa lensa cembung yang berfungsi membiaskan cahaya yang masuk ke mata.

Gambar 3. pembiasan oleh lensa mata
e. Retina
Retina juga disebut selaput jala. Retina terletak di bagian belakang. Ia berfungsi sebagai layang untuk menangkap bayangan yang dibentuk oleh lensa mata. Bayangan yang dibentuk di retina bersifat nyata, terbalik dan diperkecil.
Permukaan retina dilapisi juataan sel peka cahaya. Sema sel bermuara ke syaraf optik yang meneruskan informasi ke otak. Meskipun bayangan yang terbentk di retina berkrbalikan dengan benda aslinya, otak kita tetap memiliki kesan bahwa bayangn itu tegak.
 2.      Pembentukan Bayangan di Retina
Kita bisa melihat suatu benda dengan jelas jika bayangn benda itu tepat di retina. Lensa mata mamp menebal dan menipis sesuai jarak benda yang diamati.kemampuan mata untuk mrnrbal dan menipis ini disebut daya akomodasi mata.
Mata dikatakan berakomodasi maksimum bila lensa mata dalam keadaan paling tebal. Sebaliknay, mata dikatakan tidak berakomodasi jika lensa mata dalam keadaan paling tipis. Untuk melihat benda yang jauh tak berhingga, mata tak berakomodasi, lensa mata dalam keadaan paling tipis. jarak terjauh yang masih teramati dengan jelas oleh mata tak berakomodasi ini disebut titim jauh ataupunctum remotum.
Untuk melihat benda yang mendekat dengan jelas, lensa mata akan menebal hingga batas maksimum daya akomodasinya. Jarak terdekat benda dari mata yang masih teramati dengan jelas oleh mata berakomodasi maksimum ini disebut titik dekat atau punctum proximum.
Mata normal (emertrop) memiliki titk dekat sekitar 25 cm dan titk jauh di tak hingga. Dengan bertambahnya usia kemempuan lensa mata biasanya berkurang sehingga penglihatan tak lagi normal. Bayangn benda yang searusnya berada di retina mngkin bergeser di depan ata di belakang retina. Hal ini merupakan gangguan penglihatan.
a. Miopi
Miopi juga disebut rabun jauh atau terang dekat. Penderita miopi tak dapat melihat benda jauh secara jelas. Bayangan benda jatuh di depan retina.  Penderita miopi dibantu dengan kacamata berlensa cekung.

Gambar 4. (a) pada penderita miopibayangan jatuh d depan retina

(b) penderita miopi dapat dibantu dengan kacamata berlensa cekung.
Kekuatan lensa pada kacamata untuk penderita miopi dapat ditentukan dengan rumus:
dengan P adalah kekuatan lensa (dalam satuan dioptri), sedangkan PR(miopi) adalah jarak titik jauh penderita miopi (dalam satuan cm).
b. Hipermetropi
Hipermetropi jga disebt rabun dekat atau terang jauh. Penderita hipermetropi tidak dapat melihat benda dekat secara jelas. Titk dekatnya lebih dari 25 cm. Pada penderita hipermetropi, bayangan benda jatuh di belakang retina. Dibant dengan kacamata lensa cembung.

Gambar 5. cacat mata hipermetropi, bayangan benda jatuh di belakang retina
Kekuatan lensa pada kacamata untuk penderita hipermetropi dapat ditentukan dengan rumus:
dengan P adalah kekuatan lensa (dalam satuan dioptri), S adalah jarak benda dari mata (dalam satuan cm), jika tidak disebutkan , S = 25 cm, sedangkan Pp(hyp) adalah jarak titik dekat penderita hipermetropi (dalam satuan cm).
c. Presbiopi
Penderita presbiopi tidak dapat jelas melihat benda yang letaknya jauh dan benda yang letaknya dekat. Baik titik jauh maupun titik dekat penderita presbiopi telah bergeser dari posisi normalnya. Presbiopi terjabi biasanya karena sia tua. Penderita ini dapat dibantu dengan kacamata berlensa rangkap, yaitu berlensa positif dan berlensa negatif
d. Astigmatisme
Astigmatisme atau mata silindris terjadi karena bentuk kornea atau lensa mata yang terlalu cembung di salah satu sisinya. Akibatnya, sebiah titik akan terlihat sebagai garis. Benda bergaris dapat terlihat jelas, tetapi dalam arah tertentu saja, misalnya vertikal atau horisontal saja. Penderita astigmatisme dibantu dengan kacamata berlensa silinder.

Wednesday, May 23, 2012

MATA

Ketika di SMP, kalian sudah mempelajari tentang cahaya dan perambatannya, bagaimana cahaya itu dipantulkan, dibiaskan, dan mengalami dispersi. Pada bab ini akan dipelajari berbagai alat yang bekerja berdasarkan prinsip pembiasan dan pemantulan cahaya yang disebut alat optik. Dengan alat optik, kita dapat melihat benda atau makhluk hidup yang ukurannya sangat kecil, misalnya bakteri dan virus, dan dapat melihat dengan jelas benda-benda yang sangat jauh di luar angkasa seperti bulan, bintang, dan benda langit lainnya, serta merekam beberapa kejadian penting dalam bentuk film. Bagian utama dari alat optik adalah cermin atau lensa, karena prinsip kerjanya mengacu pada konsep pembiasan dan pemantulan cahaya.

 A.    Mata
Mata merupakan alat penglihatan bagi kita. Mata kita memilki bagian-bagian yang penting yang menentukan daya penglihatan kita.
   Gambar 5.1. Beberapa bagian penting pada mata kita
Gambar 1. Beberapa bagian penting pada mata kita


1.         Bagian-bagian Mata
Perhatikan gambar 1. mata kita terdiri atas kornea, iris, pupil, lensa mata, retina, dan syaraf optik.
a. Kornea
Kornea berupa selaput tipis yang berfungsi melindungi bagian dalam mata dari pengaruh luar. Kornea memiliki indeks bias sekitar 1,367.
Di belakang kornea terdapat semacam cairan yang disebut aqueous humor. Cairan ini memiliki indeks bias sama dengan air, yaitu 1,33. Aqueous humor berfungsi sebagai pembasuh mata.
b. Iris
Iris adalah selaput bola mata yang membentuk celah lingkaran. Warna iris memberikan warna pada mata. Biru, coklat, maupun hitam.

Gambar 2. Warna iris terlihat sebagai warna mata
c. Pupil
Pupil adalah celah lingkaran yang dibentuk iris. Pupil berfungsi mengatur banyaknya cahaya yang masuk ke mata. Di saat terdapat cahaya yang masuk ke mata, iris akan mengendur dan pupil akan membesar sehingga lebih banyak cahaya yang masuk ke mata. Di saat terdapat banyak cahaya yang masuk ke mata, iris akan menegang dan pupil akan mengecil sehingga cahaya yang masuk ke mata akan berkurang.
d. Lensa Mata
Lensa mata berupa lensa cembung yang berfungsi membiaskan cahaya yang masuk ke mata.

Gambar 3. pembiasan oleh lensa mata
e. Retina
Retina juga disebut selaput jala. Retina terletak di bagian belakang. Ia berfungsi sebagai layang untuk menangkap bayangan yang dibentuk oleh lensa mata. Bayangan yang dibentuk di retina bersifat nyata, terbalik dan diperkecil.
Permukaan retina dilapisi juataan sel peka cahaya. Sema sel bermuara ke syaraf optik yang meneruskan informasi ke otak. Meskipun bayangan yang terbentk di retina berkrbalikan dengan benda aslinya, otak kita tetap memiliki kesan bahwa bayangn itu tegak.
 2.      Pembentukan Bayangan di Retina
Kita bisa melihat suatu benda dengan jelas jika bayangn benda itu tepat di retina. Lensa mata mamp menebal dan menipis sesuai jarak benda yang diamati.kemampuan mata untuk mrnrbal dan menipis ini disebut daya akomodasi mata.
Mata dikatakan berakomodasi maksimum bila lensa mata dalam keadaan paling tebal. Sebaliknay, mata dikatakan tidak berakomodasi jika lensa mata dalam keadaan paling tipis. Untuk melihat benda yang jauh tak berhingga, mata tak berakomodasi, lensa mata dalam keadaan paling tipis. jarak terjauh yang masih teramati dengan jelas oleh mata tak berakomodasi ini disebut titim jauh ataupunctum remotum.
Untuk melihat benda yang mendekat dengan jelas, lensa mata akan menebal hingga batas maksimum daya akomodasinya. Jarak terdekat benda dari mata yang masih teramati dengan jelas oleh mata berakomodasi maksimum ini disebut titik dekat atau punctum proximum.
Mata normal (emertrop) memiliki titk dekat sekitar 25 cm dan titk jauh di tak hingga. Dengan bertambahnya usia kemempuan lensa mata biasanya berkurang sehingga penglihatan tak lagi normal. Bayangn benda yang searusnya berada di retina mngkin bergeser di depan ata di belakang retina. Hal ini merupakan gangguan penglihatan.
a. Miopi
Miopi juga disebut rabun jauh atau terang dekat. Penderita miopi tak dapat melihat benda jauh secara jelas. Bayangan benda jatuh di depan retina.  Penderita miopi dibantu dengan kacamata berlensa cekung.

Gambar 4. (a) pada penderita miopibayangan jatuh d depan retina

(b) penderita miopi dapat dibantu dengan kacamata berlensa cekung.
Kekuatan lensa pada kacamata untuk penderita miopi dapat ditentukan dengan rumus:
dengan P adalah kekuatan lensa (dalam satuan dioptri), sedangkan PR(miopi) adalah jarak titik jauh penderita miopi (dalam satuan cm).
b. Hipermetropi
Hipermetropi jga disebt rabun dekat atau terang jauh. Penderita hipermetropi tidak dapat melihat benda dekat secara jelas. Titk dekatnya lebih dari 25 cm. Pada penderita hipermetropi, bayangan benda jatuh di belakang retina. Dibant dengan kacamata lensa cembung.

Gambar 5. cacat mata hipermetropi, bayangan benda jatuh di belakang retina
Kekuatan lensa pada kacamata untuk penderita hipermetropi dapat ditentukan dengan rumus:
dengan P adalah kekuatan lensa (dalam satuan dioptri), S adalah jarak benda dari mata (dalam satuan cm), jika tidak disebutkan , S = 25 cm, sedangkan Pp(hyp) adalah jarak titik dekat penderita hipermetropi (dalam satuan cm).
c. Presbiopi
Penderita presbiopi tidak dapat jelas melihat benda yang letaknya jauh dan benda yang letaknya dekat. Baik titik jauh maupun titik dekat penderita presbiopi telah bergeser dari posisi normalnya. Presbiopi terjabi biasanya karena sia tua. Penderita ini dapat dibantu dengan kacamata berlensa rangkap, yaitu berlensa positif dan berlensa negatif
d. Astigmatisme
Astigmatisme atau mata silindris terjadi karena bentuk kornea atau lensa mata yang terlalu cembung di salah satu sisinya. Akibatnya, sebiah titik akan terlihat sebagai garis. Benda bergaris dapat terlihat jelas, tetapi dalam arah tertentu saja, misalnya vertikal atau horisontal saja. Penderita astigmatisme dibantu dengan kacamata berlensa silinder.