This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Showing posts with label Kesehatan. Show all posts
Showing posts with label Kesehatan. Show all posts

Sunday, September 9, 2012

OBAT


BEBERAPA JENIS OBAT YANG PENTING


Kelas Obat


Contoh

Keterangan

Penghilang atau pengurang rasa sakit (pain relievers).

Aspirin (asam asetil salisilat)

Beraksi sebagai analgesik (penghilang rasa sakit) dan sebagai antipiretik (pereduksi demam). Ada kelompok orang yang tidak dapat mentoleransi aspirin, sehingga sering diganti dengan phenacetin atau acetaminophen.


Stimulan

Kafein

Stimulan ringan. Kafein ditemukan di dalam kopi, teh, cokelat, beberapa kombinasi obat penghilang rasa sakit, zat-zat antikantuk.

Hormon
Progesteron
Zat ini adalah hormon kewanitaan yang dihasilkan secara alami. Zat ini kemudian dibuat sintetiknya dalam bentuk pil untuk kontrol kelahiran
Narkotik
Morfin
Obat penenang dan peringan rasa sakit. Termasuk obat adiktif (mencandu), sehingga penggunaannya sangat diawasi/dikontrol. Zat ini bisa diubah-ubah menjadi kodein dan heroin dengan cara mengganti gugus-gugus fungsionalnya.
Antihistamin
Prometasin
Untuk mengurangi intensitas reaksi-reaksi alergi.
Antibiotik
Pinisilin-G


Sulfanilamid
Zat ini sangat efektif untuk diaplikasikan pada kasus infeksi.
Ada 20 macam yang diketahui sangat efekti untuk kontrol infeksi. Obat-obat ini dikenal dengan nama obat sulfa.

Saturday, May 5, 2012

Sleep Paralysis, Penyakit Ketindihan Saat Tidur

Sleep Paralysis, Penyakit Ketindihan Saat Tidur


Ghiboo.com - Pernah terbangun dari tidur, tapi sulit bergerak ataupun berteriak? Tenang, Anda tidak sedang diganggu makhluk halus.
Berdasarkan ilmu medis, keadaan itu disebut sleep paralysis atau kelumpuhan tidur. Namun, banyak masyarakat menyebutnya 'erep-erep'. Masyarakat juga selalu mengaitkan kondisi ini karena ulah makhluk halus yang menindih tubuh kita.
Fenomena ini bisa terjadi pada siapa saja. Setidaknya orang akan mengalaminya sekali atau dua kali dalam hidupnya. Namun, Anda tak perlu khawatir, sleep paralysis biasanya tidak berbahaya.

Selama tidur, aktivitas dan otot-otot tubuh menjadi tidak bergerak, sehingga menyebabkan kelumpuhan sementara. Bahkan kadang-kadang kelumpuhan tetap ada setelah orang terbangun. Biasanya, kelumpuhan tidur diikuti dengan halusinasi. Orang yang mengalami kelumpuhan tidur merasa seperti dicekik, dada sesak, badan sulit bergerak dan sulit berteriak.
Ketika seseorang tidur, aktifitas otak mengalami dua hal berbeda, yang disebut tidur aktif atau REM (rapid eye movement) dan tidur non-REM.
Non-REM selama tidur akan menghasilkan gerakkan selagi Anda tidur, seperti berbicara dalam tidur atau berjalan ketika tidur. Sedangkan REM akan mempengaruhi denyut jantung, laju respirasi dan tekanan darah ketika tidur.
Secara psikologis, sleep paralysis berhubungan dengan tidur di tahap REM, dimana setelah mengalami tidur REM, mata terbuka namun paralysis tetap bertahan.
Biasanya hal ini mengakibatkan halusinasi. Sleep paralysis terjadi sekitar 2-3 menit. Setelah otak dan tubuh berhubungan kembali, penderita dapat menggerakkan tubuhnya kembali. Namun, memori dari sensasi yang mengerikan atau mimpi buruk biasanya dapat bertahan lama
Secara fisiologis, penyebab sleep paralysis belum diketahui secara pasti. Sejauh ini, para psikologis memberikan gambaran umum mengenai penyebab terjadinya sleep paralysis, seperti kebiasaan tidur menghadap ke atas, pola tidur tak tentu, stress, dan perubahan mendadak pada lingkungan ataulifestyle.

(Berbagai Sumber)

Tuesday, August 23, 2011

Menangkal Rasa Malas di bulan Ramadan


Di bulan ramadhan ini keinginan untuk tidur, bermalas-malasan itu sangat besar. Jadi ada langkah mudah untuk menangkal rasa malas itu... di anataranya:
  1. Tidur malam lebih awal (setelah pulang tarawih);

  2. Sebelum makan sahur sholat tahajud dulu;

  3. Makan sahur 1/2 jam atau 1 jam sebelum imsak;

  4. Setelah sahur  segerakan untuk mandi;

  5. Siap-siap ke masjid atau langgar atau musholla untuk sholat berjamaah;

  6. Selagi menunggu, habiskan waktu dengan membaca surat cinta Allah (Al Qur’an);

  7. Selesai sholat subuh, lanjutkan dengan melaksanakan tugas-tugas rumah, contohnya bantu ibu nyuci baju-baju kotor (minimal nyuci baju sendiri), piring-piring kotor, nyapu setiap ruangan di dalam rumah maupun halamannya;

  8. Siap-siap kuliah/ sekolah atau pun yang mau berangkat kerja;

  9. Selama di tempat aktivitas jangan menghabiskan waktu hanya untuk duduk-duduk di kelas atau bersantai, baca Al-Qur’an lebih asyik loh. Apa lagi kalau sama artinya.. sekalian memahami gitu.

  10. Perbanyak zikir dalam hati;

  11. INGAT: JANGAN GUNAKAN TENAGA PENUH. BEKERJALAH DENGAN SANTAI, NIKMATI PEKERJAAN ITU… OCRE! ^___^

Selamat Mencobanya… Semoga Bermanfaat… Amien Ya Rabb…

Wednesday, August 26, 2009

KIAT BERPUASA YANG SEHAT DAN AMAN

1. Jangan menunda waktu berbuka puasa

2. Berbukalah dengan makan kurma, atau buah-buahan dan minumlah air putih.

3. Jangan berbuka dengan yang manis-manis. Kecuali manis yang keluar dari buah-buahan.

4. Tidak baik berbuka dengan makan kolak. Selain sudah manis karena pisang, juga banyak campuran lain yang menambah manisnya kolak, misalnya gula dan santan. Alangkah baiknya jika pisang segar di makan tanpa kolak.

5. Jangan berbuka dengan minum es. Minum es mampu menahan rasa lapar, sehingga kita kehilangan selera untuk menyantap makanan yang bergizi.

6. Makanlah makanan berbuka secara bertahap. Setelah minum segelas air putih atau makan kurma, pergilah shalat maghrib. Barulah 15 menit kemudian (perkiraan waktu selesai shalat maghrib) makan-makanan yang lebih ‘berat’, misalnya kolak, nasi atau panganan yang lain.

7. Berhentilah makan sebelum kenyang. Seperti yang dikatakan Rasulullah, porsi perut kita untuk menampung makanan adalah sepertiga angin, sepertiga air, dan sepertiganya berupa makanan.