This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Showing posts with label Karya Inovasi. Show all posts
Showing posts with label Karya Inovasi. Show all posts

Wednesday, July 20, 2016

Inovasi Pembelajaran ( INOBEL ) 2016

Suatu inovasi yang dapat membantu memecahkan permasalahan pembelajaran diharapkan dapat meningkatkan mutu  proses dan hasil belajar siswa. Melalui lomba ini, karya-karya inovasi pembelajaran yang terpilih dapat dimanfaatkan menjadi rujukan bagi guru SMP dalam peningkatan mutu pembelajaran.

Sasaran kegiatan Lomba Inovasi Pembelajaran bagi Guru SMP Tingkat Nasional Tahun 2016 adalah guru SMP di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia, yang mencakup guru:
1. Pendidikan Agama dan Budi Pekerti
2. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
3. Bahasa Indonesia
4. Matematika
5. Ilmu Pengetahuan Alam
6. Ilmu Pengetahuan Sosial
7. Bahasa Inggris
8. Seni dan Budaya
9. Pendidikan Jasmani, Olah Raga, dan Kesehatan
10. Prakarya
11. Muatan Lokal
12. Bimbingan dan Konseling

 Ruang lingkup kegiatan Lomba Inovasi Pembelajaran bagi Guru SMP Tingkat Nasional Tahun 2016
berisi tentang pengalaman pembelajaran terbaik guru SMP yang merupakan hasil inovasi/hal-hal
baru/pembaharuan dalam model, pendekatan, strategi, metode,  dan media pembelajaran untuk
meningkatkan mutu proses pembelajaran dan hasil belajar siswa. Hasil inovasi dituangkan dalam bentuk
naskah yang didokumentasikan dalam bentuk hardcopy dan softcopy (CD/DVD/flashdisc). 
 Lomba Inovasi Pembelajaran ini dikelompokkan menjadi tiga bidang, yaitu:
1. Guru mata pelajaran yang melakukan inovasi di bidang Matematika dan Ilmu Pengetahuan  Alam (MIPA). Untuk bidang ini menggunakan kode MIPA.
2. Guru mata pelajaran yang melakukan inovasi di bidang Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), Bahasa, PPKn, dan Muatan Lokal (Mulok). Untuk bidang ini menggunakan kode IPSB.
3. Guru mata pelajaran yang melakukan inovasi di bidang Pendidikan Jasmani dan Kesehatan, Seni Budaya, Prakarya, Pendidikan Agama, dan Bimbingan Konseling (BK). Untuk bidang ini menggunakan kode SORAK.



Tema Lomba Inovasi Pembelajaran Guru SMP Tingkat Nasional Tahun 2016: 
 “Inovasi Pembelajaran sebagai Upaya Mewujudkan Indonesia Pintar, Terampil, dan Berkarakter” 
Adapun isi karya lomba inovasi pembelajaran mengacu pada kurikulum yang berlaku di sekolah terkait dengan pendekatan, metode, model, strategi, dan media pembelajaran. 

Tuesday, March 12, 2013

Lomba Mengarang Cerpen Anak oleh Guru 2013

Lomba Mengarang Cerpen Anak oleh Guru 2013

Ibu-Ibu Guru dan Bapak-Bapak Guru yang kami hormati!
Menyambut Hari Ulang Tahun Ke-40 Majalah Bobo, tanggal 14 April 2013 nanti, Majalah Bobo kembali menyelenggarakan Lomba Mengarang Cerpen oleh Guru. Kami mengundang Ibu dan Bapak Guru sekalian untuk ikut serta dalam lomba ini.
Majalah Bobo berharap, karya Ibu dan Bapak Guru bisa memberikan hiburan,
sekaligus panduan nilai moral kepada anak dalam kehidupan sehari-hari. Tema cerpen bebas. Boleh tentang apa saja. Yang penting cerita itu indah, menarik, dan sesuai untuk anak.

Untuk teman-teman pembaca Bobo, tolong, sampaikan pengumuman ini kepada Ibu dan Bapak Guru di sekolahmu, di sekolah temanmu, atau di sekolah saudaramu. Terima kasih, ya!

Syarat Lomba
1. Lomba ini untuk para guru.
2. Naskah ditulis dalam Bahasa Indonesia yang baik dan benar.
3. Naskah harus asli, bukan terjemahan, saduran, atau mengambil ide dari karya lain yang sudah ada.
4. Naskah belum pernah diterbitkan di media massa (cetak maupun elektronik) dan tidak sedang diikutsertakan dalam lomba lain.
5. Tema bebas, asalkan sesuai untuk anak.
6. Atas karya yang menang, Redaksi Bobo berhak menerbitkannya di Majalah Bobo, mengumumkan/memperbanyak, dan mewujudkannya kembali dalam format digital maupun non digital yang tetap merupakan bagian dari Majalah Bobo.
7. Atas naskah yang tidak menang lomba tetapi memenuhi syarat untuk diterbitkan, Redaksi Bobo berhak menerbitkannya di Majalah Bobo, mengumumkan/memperbanyak, dan mewujudkannya kembali dalam format digital maupun non digital yang tetap merupakan bagian dari Majalah Bobo. Penulis akan mendapat honor atas pemuatan naskah tersebut.
8. Naskah yang masuk menjadi hak Redaksi dan tidak dikembalikan.
9. Keputusan juri mengikat dan tidak bisa diganggu gugat.
10. Hadiah untuk pemenang sudah termasuk honorarium pemuatan di Majalah Bobo maupun segala alih bentuknya.

Ketentuan Teknis
1. Setiap peserta boleh mengirimkan lebih dari satu naskah cerpen.
2. Naskah diketik di kertas berukuran folio dengan jarak 2 (dua) spasi. Panjang tulisan maksimal 3 halaman.
3. Lampirkan di setiap naskah: biografi singkat penulis, surat keterangan dari Kepala Sekolah serta cap sekolah, fotokopi KTP, nomor telepon rumah/hp, nomor rekening bank, dan selembar foto terbaru ukuran kartu pos (3R).
4. Naskah dimasukkan ke dalam amplop. Tuliskan: Lomba Mengarang Cerpen Anak oleh Guru di sudut kiri atas amplop.
5. Karya dikirimkan ke: Panitia Lomba Mengarang Cerpen Anak oleh Guru, Redaksi Majalah Bobo, Jl. Panjang No. 8A, Jakarta 11530.
6. Karya peserta diterima panitia paling lambat pada tanggal 13 April 2013.

Hadiah:
Juara I: Rp8.000.000,00 (delapan juta rupiah)
Juara II: Rp6.500.000,00 (enam juta lima ratus ribu rupiah)
Juara III: Rp5.500.000,00 (lima juta lima ratus ribu rupiah)
10 (sepuluh) pemenang harapan, masing-masing berhadiah Rp1.000.000,00.(satu juta rupiah)

Lain-Lain
1. Pengumuman Pemenang akan dimuat di Majalah Bobo No. 08/XLI, yang terbit tanggal 30 Mei 2013.
2. Hadiah akan dikirim melalui transfer lewat bank.
3. Pemenang akan mendapat surat pemberitahuan langsung dari Majalah Bobo dan tidak melalui agen/perantara lain.
4. Waspadalah dengan penipuan yang berkedok ingin membantu/mengurusi pemenang. Jangan pernah melayani permintaan transfer uang sedikit pun. Kalau ada hal yang mencurigakan, segeralah menelepon Redaksi Majalah Bobo: (021) 5330150, (021) 5330170, pesw. 33201, 33206.

Saturday, March 9, 2013

Sejarah BAROMETER



Pada abad ke-17 seorang ilmuwan berkebangsaan Italia bernama Evangelista Torricelli (1608-1647) mencoba mengukur  tekanan udara. Karena keuletannya, dia berhasil melakukan percobaan untuk membuktikan  tekanan udara dengan memperkenalkan alat pengukur tekanan udara yang disebut barometer pertama yang sangat sederhana. Alatnya hanya menggunakan sebuah pipa kaca yang panjangnnya 1 meter dengan salah satu ujungnya tertutup dan raksa.
Torricelli melakukan percobaan di daerah pantai pada ketinggian  permukaan laut. Caranya pipa yang terbuka tersebut dimasukkan ke dalam bejana berisi raksa, hasil percobaannya menunjukkan bahwa raksa yang berada dalam pipa akan turun sampai 24 cm sehingga tinggi raksa yang berada dalam didalam pipa menjadi 76 cm. Lalu, Torricelli mengubah-ubah kemiringan pipa dan ternyata tinggi raksa tidak berubah. Dia menyimpulkan bahwa tekanan di permukaan laut itu sebesar 76 cmHg atau disebut 1 atmosfer.
Untuk mengukur tekanan atmosfer di daerah tertentu pun cara yang digunakan adalah sama, yaitu hanya dengan melihat ketinggian raksa didalam pipa Torricelli yang ditempatkan di daerah tersebut. Dengan demikian, tekannan atmosfer di daerah itu dapat diketahui.
Alat untuk mengukur tekanan udara disebut Barometer. Barometer banyak jenisnya, salah satunya sudah dibahas diatas yaitu Barometer Torricelli. Barometer Torricelli tentu tidak praktis karena kita harus membawa alat yang tingginya 1 meter dengan raksa yang sangat berbahaya apabila uapnya terserap oleh kita. Hal ini disebabkan massa jenis uap raksa sangat berat sehingga apabila terisap ke paru – paru sulit untuk keluar lagi. Oleh sebab itu, para ahli berusaha membuat alat pengukur tekanan udara yang praktis, diantaranya adalah :
      1.       Barometer Fortin
Barometer raksa disebut barometer Fortin karena yang pertama membuatnya adalah seorang ahli Fisika berkebangsaan Prancis Nicolas Fortin walaupun yang kali pertama menemukannya Torricelli. Barometer ini dapat mengukur dengan teliti karena dilengkapi dengan skala nonius atau skala vernier seperti halnya jangka sorong, ketelitian alat ukur ini mencapai 0,01 cmHg, Barometer ini cukup panjang seperti halnya barometer Torricelli sehingga sulit dibawa - bawa
.       2.Barometer Logam
Barometer logam disebut barometer aneroid. Barometer ini banyak digunakan di Badan Meteorologi dan Geofisika untuk memperkirakan cuaca dengan mengukur tekanan udaranya, Barometer logam biasa juga disebut barometer kering. Barometer logam lebih praktis untuk dibawa-bawa dan skalanya mudah dibaca karena berbentuk lingkaran. Bagian utama dari barometer ini adalah sebuah kotak logam kecil berisi udara dengan tekanan yang sangat rendah. Permukaan kotak dibuat bergelombang agar lebih mudah melentur di bagian tengahnya. Jika tekanan bertambah, bagian atas dan bawah kotak mengempis sehingga menekan kotak logam yang berisi udara. Akibatnya, tekanan naik dan akan menggerakkan tuas yang menarik rantai kiri sehingga jarum penunjuk barometer akan menyimpang ke kanan dengan menunjukkan angka tertentu.

Saturday, May 26, 2012

Festival Kreativitas dan Karya Inovasi Guru IPA 2012

Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Ilmu Pengetahuan Alam (PPPPTK IPA) merupakan lembaga teknis yang salah satu fungsi dan tugasnya adalah meningkatkan kompetensi, kemampuan, keterampilan, wawasan, dan profesionalisme pendidik dan tenaga kependidikan IPA. Dalam melaksanakan fungsi dan tugas tersebut salah satu program yang akan dilaksanakan pada tahun 2012 adalah Festival Kreativitas dan Karya Inovasi Guru IPA SD/MI, SMP/MTs dan SMA/MA/SMK.
Tema
“Kreativitas Guru untuk Pembelajaran IPA yang Lebih Baik”
Tujuan
  1. Memotivasi guru untuk selalu menciptakan karya inovasi yang dapat meningkatkan proses pembelajaran
  2. Memberikan kesempatan kepada guru yang memiliki karya inovasi dalam pembelajaran untuk mempublikasikan hasil karyanya
  3. Meningkatkan kompetensi guru yang profesional melalui Pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB)
Bagi teman- teman silahkan mendaftar dan uji nyali kita disana, lebih jelas silahkan kunjungi http://www.p4tkipa.net/festival/