This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Thursday, July 9, 2009

Perjalanan ke kota Malang

setelah selesai aku mengurusi segala administrasi di sekolahan , akhirnya aku berangkat ke kota Malang Jawa Timur untuk mengikuti diklat di vedcmalang , silahkan untuk sekedar mampir di www.vedcmalang.com , semua informasi tentang P4TK akan tersedia .Travel berangkat dari semarang jam 08.00 terus berjalan ke malang sambil menjemput para penumpang di sekitar kota semarang. tapi alangkah bahagianya hari ini ternyata mobil travel yang aku tumpang trobeul , dan berhenti di kota salatiga , sungguh bijaksana pak sopir ."Bapak bapak dan ibu ibu sementara ini panjenengan istirahat dulu di pool salatiga , saya akan memperbaiki mobil ini di bengkel " demikian kata pak sopir . Akhirnya kita para penumpang menunggu hampir 3 jam di salatiga , sampai jam 16.00 mobil travel dapat berjalan kembali , walaupun dalam kondisi AC yang tidak berfungsi perjalanan ke Kota Malang kami lanjutkan . hampir 24 jam kami serombongan dari semarang ada dalam satu mobil ini , seharusnya kami berangkat jam 11. dari salatiga , tepat jam 02.00 kami masuk kota malang dan sampailah di tempat tujuan . Selamat datang VEDC / P4TK kota malang. Alhmadulillah aku panjatkan kehadirat Alloh SWT yang masih melindungi perjalanan kami ini , ya Alloh jadikanlah kami ini menjadi umat-Mu yang berilmu , beriman dan bertaqwa kepada-Mu Amien......

Saturday, June 27, 2009

SESUATU YANG TIDAK WAJAR

SESUATU YANG TAK WAJAR PADA TIM SUKSES CAPRES
Satu lagi tontonan publik menjelang Pilpres 2009 yang tak kalah seru adalah debat antar tim sukses Capres-Cawapres. Setelah dikritik banyak kalangan lantaran sepi dialog dan tanya-jawab yang cerdas dan kritis dari para capres, giliran tim suksesnya yang melakukan aksi orasi sampai berbusa-busa. Mereka cenderung melakukan apologi berlebihan terhadap Capres dukungannya. Hantam sana-hantam sini, berkelit menghindar, lantas mengeluarkan jurus pamungkas yang bisa mematikan lawan merupakan siasat yang ditempuh tim sukses dalam upaya menggaet simpati publik. Entah, berapa hari dan berapa malam mereka belajar dan mengumpulkan berbagai bahan yang dianggap mampu membuat citra lawan jatuh. Strategi yang mereka tempuh tak hanya sekadar bagaimana mesti bersikap defensif dalam menerima serangan lawan, melainkan juga bagaimana melumpuhkan rival-rivalnya hingga benar-benar tak berkutik.
Yang menarik, para tim sukses itu memiliki basis akademik yang cukup lumayan. Selama ini, mereka dikenal sebagai intelektual muda yang kritis dan cerdas. Analisis politiknya sering ditunggu dan dinantikan publik. Namun, godaan kekuasaan agaknya telah meninabobokan mereka hingga benar-benar kehilangan derajat profetik yang seharusnya mereka perjuangkan. Meminjam istilah Julian Benda, mereka telah melakukan ”Pengkhianatan Intelektual” sebagaimana yang dilakukan oleh para intelektual Eropa yang ”tiarap” di depan tangan-besi-tiranik Hitler. Kaum intelektual yang seharusnya bisa menjaga jarak dengan kekuasaan telah tereduksi oleh persoalan-persoalan pragmatis dan politis sehingga kebenaran-kebenaran yang mereka agungkan telah terkontaminasi kepentingan-kepentingan sempit dan sesaat. Ini Hal yang tidak wajar , harusnya mereka melakukan sesuatu yang wajar saja.
Salahkah apa yang mereka lakukan? Hmmm … dalam kacamata politik, konon benar-salah itu hanya beda-beda tipis. Substansinya bukan semata-mata benar-salah secara stereotipe, melainkan bagaimana mereka mampu berargumen hingga yang salah bisa tampak benar dan yang salah bisa jadi benar. Dalam kondisi demikian, para tim sukses, pasti juga sudah banyak belajar tentang psikologi massa, sehingga mereka bisa tetap tampil percaya diri di tengah-tengah publik, meski dalam keadaan terdesak sekalipun. Jangan sampai mereka “kehilangan muka” yang bisa membuat capres kehilangan simpati. Lihat saja wajah-wajah mereka yang tampak tegang dan nervous, tapi tetap berusaha tersenyum untuk memberikan kesan sebagai sosok yang tengah teraniaya. Situasi seperti ini justru bisa mendatangkan “blessing in disguise”. Semakin banyak diserang justru akan semakin diuntungkan. Ada pepatah yang mengatakan bahwa batas antara salah dan benar sangat tipis .
Budaya “iba” yang selama ini telah mengakar dalam strata masyarakat kita, agaknya telah melahirkan sikap simpati kepada sosok yang dianggap terzalimi dan teraniaya. Karena telah belajar psikologi massa, siasat semacam ini bisa jadi masih akan terus ditempuh oleh tim sukses untuk membangun opini dan citra baru sebagai sosok yang terkalahkan itu. “Wani ngalah luhur wekasane” (berani mengalah akan berakhir dengan kemenangan), begitulah idiom yang sudah lama diwariskan oleh orang-orang tua Jawa pada zaman dulu.

SYAIR KEHIDUPAN

KETIKA TANGAN DAN KAKI BERKATA

:: Lirik oleh Taufiq Ismail :: Lagu oleh (Alm) Chrisye

Akan datang hari mulut dikunci
Kata tak ada lagi
Akan tiba masa tak ada suara
Dari mulut kita

Berkata tangan kita
Tentang apa yang dilakukannya
Berkata kaki kita
Kemana saja dia melangkahnya
Tak tahu kita bila harinya
Tanggung jawab tiba

Rabbana
Tangan kami
Kaki kami
Mulut kamu
Mata hati kami
Luruskanlah
Kukuhkanlah
Di jalan cahaya sempurna

Mohon karunia
Kepada kami
Hamba-Mu
Yang hina

Friday, June 19, 2009

Pembusukan Bahasa Indonesia

Sebagai bahasa nasional, BI telah melewati rajutan sejarah yang panjang sejak difungsikan sebagai lingua franca dan bahasa resmi hingga menjadi bahasa komunikasi di tingkat global. Sudah delapan dasawarsa BI hidup, tumbuh, dan berkembang seiring dengan perkembangan peradaban bangsa. Namun, tidak seperti perjalanan dan dinamika manusia yang makin lama makin menemukan kematangan dan “kesempurnaan” hidup, BI justru mengalami pembusukan. Pertama, pembusukan yang dilakukan oleh media, baik cetak maupun elektronik. Tak dapat disangkal lagi, media memiliki daya sugesti dan persuasi yang begitu kuat terhadap publik. Bahkan, saat ini tidak sedikit orang yang memiliki ketergantungan informasi terhadap media. Tak berlebihan kalau dikatakan bahwa bahasa media memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap penggunaan bahasa publik.
Penggunaan satuan bahasa tertentu yang terus berulang dalam sebuah media tak jarang diyakini sebagai bentuk yang tepat sehingga publik bersikap latah untuk tak segan-segan menirunya. Contoh yang paling gampang, misalnya kata “dimassa” (=dipukuli), seperti dalam kalimat: “Pencopet yang tertangkap itu dimassa beramai-ramai oleh penduduk kampung”. Dalam struktur BI, awalan (bukan kata depan) “di-“ yang melekat pada nomina (kata benda) yang berfungsi untuk membentuk verba (kata kerja) hampir tidak pernah ditemukan. Kita tak pernah mengenal bentuk verba dirumah, dibatu, dibola, dan semacamnya. Demikian juga penggunaan kata penunjuk jamak “para” yang seharusnya tak perlu lagi digunakan di depan nomina jamak, seperti “para politisi” atau “para kritisi” yang seharusnya “para politikus” atau “para kritikus”.
Tak hanya dalam bentukan kata, kesalahan logika pun masih sering terjadi dalam penggunaan bahasa di media. Seorang pemandu acara TV, misalnya, tak jarang menggunakan tuturan: “Kepada Bapak …. waktu dan tempat kami persilakan …” yang seharusnya akan lebih efektif dan masuk akal jika diganti menjadi “Bapak …. kami persilakan untuk menyampaikan sambutan”. Bukankah yang dipersilakan untuk berbicara itu orangnya, bukan waktu dan tempatnya?
Kedua, pembusukan yang dilakukan oleh kaum elite di berbagai lapis dan lini yang seharusnya menjadi anutan sosial dalam berbahasa. Di tengah kultur masyarakat kita yang cenderung paternalistis, kaum elite, diakui atau tidak, telah menjadi “kiblat” publik dalam berbahasa. Kita masih ingat ketika Soeharto dengan gaya pelafalannya yang khas; mengubah lafal /a/ menjadi /É™/; bawahannya beramai-ramai menirunya sebagai penghormatan dan sekaligus “keterkekangan” dalam bentuk tuturan. Yang lebih memprihatinkan gejala pelafalan yang salah kaprah semacam itu terus berlanjut hingga ke tingkat RW/RT sehingga warga masyarakat menganggapnya sebagai lafal yang benar.
Ketiga, pembusukan akibat merebaknya gejala tuturan Indon-English yang dilakukan, entah dengan sengaja atau tidak, oleh para pejabat “kontemporer” kita yang saat ini tengah berada dalam lingkaran kekuasaan dan kaum menengah ke atas. Di tengah era kesejagatan, ketika dunia sudah menjadi sebuah perkampungan global, proses campur-kode antara bahasa Indonesia dan bahasa asing memang musthail bisa kita tolak kehadirannya. Bahkan, proses campur-kode semacam itu akan mampu memperkaya bentuk-bentuk kebahasaan dan kosakata bahasa kita. Namun, alangkah naifnya jika proses campur-kode semacam itu tidak lagi mengindahkan konteks tuturan. Kita makin tak peduli kepada siapa dan dalam situasi bagaimana kita bertutur sehingga tak jarang menimbulkan kesalahpahaman.
Berbahasa Indonesia dengan baik dan benar, dalam pemahaman awam saya, perlu mempertimbangkan konteks tuturan. Artinya, ketika berbicara dalam suasana santai dan akrab, misalnya, tidak salah kalau kita menggunakan bahasa “gado-gado”, asalkan komunikatif dan efektif. Namun, ketika berbicara dalam suasana resmi, akan lebih baik dan benar jika kita menggunakan bahasa baku sesuai dengan fungsi bahasa kita sebagai bahasa resmi.
Saya tak tahu pasti, kapan pembusukan itu berawal dan kapan akan berakhir. Berbahasa sangat erat kaitannya dengan budaya sebuah generasi. Kalau generasi negeri ini kian tenggelam dalam kubangan pembusukan yang lebih dalam, agaknya BI akan makin sempoyongan dalam memanggul bebannya sebagai bahasa nasional dan bahasa resmi. Dalam kondisi demikian, diperlukan pembinaan sejak dini kepada generasi masa depan negeri ini agar mereka tak ikut-ikutan mewarisi pembusukan itu.

Wednesday, June 17, 2009

Gerakan Tanam Satu Lagi


Menghadapi pemanasan Global yang semakin hari semakin mengkwatirkan , marilah kita coba untuk kembali membuat sebuah gerakan yang ditujukan untuk melindungi bumi kita yang akan kita wariskan kepada anak , cucu , sahabat dan juga keluarga kita .
Sebuah gerakan yang sudah dilaksanakan oleh para Face Book yaitu : Tanam Satu lagi yang dapat kita lihat dan kita ikuti tautannya disana , walaupun hanya sebuah gerakan tapi sedikit banyak akan membuat pencerahan kembali pada kesadaran kita akan pentingnya sebuah tanaman untuk kehidupan di bumi ini .

Sunday, May 24, 2009

Seminar Nasional Penulisan Buku Dan Karya Ilmiah Dan Lomba Penulisan Artikel Bagi Guru Se-jawa Tengah Tema

Seminar Nasional Penulisan Buku Dan Karya Ilmiah Dan Lomba Penulisan Artikel Bagi Guru Se-jawa Tengah Tema: “ Membu Date : 16/05/2009
SEMINAR NASIONAL PENULISAN BUKU DAN KARYA ILMIAH DAN LOMBA PENULISAN ARTIKEL
BAGI GURU SE-JAWA TENGAH

Tema:
“ MEMBUDAYAKAN MENULIS DI KALANGAN GURU”

di LPMP Jawa Tengah (Jl. Kyai Maja, Srondol Semarang )
Jawa Tengah

Kamis, 25 Juni 2009


HOME PAGE: www.agupenajateng.net

ASOSIASI GURU PENULIS SELURUH INDONESIA
WILAYAH PROVINSI JAWA TENGAH
Sekretariat Panitia:
Jl. Diponegoro PO. Box 107 Demak-Jawa Tengah
CP. 085225107979, 08170600305, 085725502721
E-mail: agupena64@gmail.com

LATAR BELAKANG
Kemampuan menulis merupakan keahlian yang harus dimiliki oleh seorang guru. Dengan menulis, seorang guru dapat mengembangkan kemampuan berpikir dinamis, kreatif, dan kemampuan menganalisis serta kemampuan meningkatkan kualitas pembelajaran.

Namun kemampuan ini jarang ditingkatkan. Tak heran, jika masih tetap melekat stigma pada sebagian besar guru “Menulis itu sulit dan saya tidak bisa“. Hal ini perlu dicari solusinya agar kualitas pendidikan kita meningkat. Ibarat kita sedang sakit, kita perlu mencari penyebab sakit kita.

Seminar Nasional “Penulisan Buku dan Karya Ilmiah” dan Lomba Penulisan Artikel bagi Guru se-Jawa Tengah dengan tema “Membudayakan Menulis di Kalangan Guru”, yang digagas oleh Asosiasi Guru Penulis Seluruh Indonesia (AGUPENA) Wilayah Provinsi Jawa Tengah berupaya mencari solusi sekaligus menjadi kontributor untuk meningkatkan kesadaran guru akan pentingnya budaya menulis.

TUJUAN
1. Menambah informasi dan wawasan dalam hal penulisan buku dan karya ilmiah.
2. Memberikan semangat dan motivasi baru bagi guru untuk meningkatkan kompetensinya dalam bidang tulis-menulis.

SEMINAR NASIONAL PENULISAN BUKU DAN KARYA ILMIAH

PEMBICARA
1. H. Ahmad Tohari (Budayawan dan Penulis Internasional, Pembina Agupena Jawa Tengah)
2. Dr. Mulyadi HP, M.Pd. (Ketua Asosiasi Widyaiswara Indonesia dan Tim Penilai Karya Ilmiah, Pembina Agupena Jawa Tengah)

PESERTA
Guru PAUD, TK/RA, SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA dan SMK untuk semua guru mata pelajaran.

WAKTU & TEMPAT
Kamis, 25 Juni 2009, 08.00 – 14.00 WIB
di LPMP Jawa Tengah, Jl. Kyai Maja, Srondol, Semarang Jawa Tengah
BIAYA PENDAFTARAN
Biaya pendaftaran sebesar Rp. 75.000,- sudah termasuk snack, makan siang, paper, dll.
WAKTU DAN TEMPAT PENDAFTARAN

Pendaftaran paling lambat tanggal 20 Juni 2009. Pendaftaran dapat dilakukan dengan cara:
a. Melalui telepon dengan urutan:
Mentransfer biaya pendaftaran melalui BNI Capem UNS a.n. Johan Wahyudi No. Rek. 0167919194
Menginformasikan SEGERA setelah melakukan transfer uang biaya pendaftaran melalui telepon (bukan SMS) ke Johan Wahyudi (08562517895, 02712015778)
b. Melalui koordinator wilayah masing-masing:

1. Banyumas
Dra. Hj. Endar Yuniarti, M.Hum. (HP. 081327014301 SMKN 3 Purwokerto)
Drs. Heri Suritno HP. 081327227205 (SDN Siwarak Wetan Tambak Banyumas)

2. Purbalingga
Teguh Trianton, S.Pd HP. 08056987444 (SMK Widya Manggala Purbalingga)

3. Brebes
Sadimin, S.Pd., S.Ip., S.Ipem. HP. 081329682084 (SMAN 3 Brebes)
4. Pemalang
Drs. Samsudin HP. 081328015877 (SMPN 3 Pulosari, Pemalang)

5. Pekalongan
Zulmasri, S.S. HP. 085642638639 (SMPN 2 Talun Pekalongan)

6. Batang
Asim, S.Pd. HP. 081327119947 (SD Kambangan 2 Blado Batang)

7. Kendal
Drs. Sawali Tuhusetya, M.Pd. HP. 0822895208 (SMPN 2 Pegandon Kendal)

8. Semarang
Drs. Edi Marwanda HP. 081325360220 (SMKN 7 (STM Pembangunan Semarang)
Diyarko, S.Pd HP. 081325952303 (SMKN 11 Semarang)
Hery Nugroho, S.Pd.I HP. 081325360001 (SMPN 7 Semarang)

9. Purworejo
Nikmah Nurbaity, M.Pd HP. 081327008618 (SMAN 11 Purworejo)

10. Magelang
Nok Mujianti, S.Pd HP. 08562969327 (SMPN 11 Magelang)

11. Demak
Zaenal Abidin, S.Pd., M.Si. HP. 085225107979 (MAN Demak)

12. Sukoharjo
Budi Harjo, S.Pd., M.Pd HP. 081393116610 (SMP Islam Al-Azhar 21 Sukoharjo)

13. Surakarta
Yuni Susilowati, S.Pd. HP. 085725502721 (UNS Surakarta)
Pris Priyanto, S.Kom., M.Kom HP. 081329222741 (SMA Batik 1 Surakarta)

14. Wonosobo
Haryati, S.Ag HP. 085292387183 (MAN Mendolo Wonosobo)

15. Wonogiri
Witono, S.Pd HP. 085229930721 (SMPN 1 Purwantoro Wonogiri)

16. Cilacap
Rr. Septriwi Antarsari, S.Pd. HP. 0817259310 (Al-Azhar 16 Play Group Kindergarten Islamic School Cilacap)

17. Sragen
Johan Wahyudi, S.Pd. HP. 08562517895 (SMPN 2 Kalijambe Sragen)

18. Blora
Andreas Sutrasno, S.Pd HP. 08122816169 (SMPN 5 Blora)

19. Pati
Izzul Hasanah 085640890783 (SMK Tunas Harapan Pati)

20. Rembang
Tri Budiyono, S.Pd. HP 081390072998 (SMPN 1 Pamotan Rembang)

21. Klaten
Drs. Zulkarnaen SL HP. 081329030243 (SMAN 1 Jatinom Klaten)

22. Kebumen
Martiyono, S.Pd HP. 085726596325 (SMP 4 Kebumen)

23. Banjarnegara
Drs. Widi Purwanto HP. 081327451828 (SMPN 3 Punggelan Banjarnegara)

24. Temanggung
Parjuni, S.Pd HP. 08122778766 (SMPN 6 Temanggung)

25. Grobogan
Wahono, M.Pd. HP 08112706671 (SMPN 1 Tanggungharjo, Grobogan)

LOMBA PENULISAN ARTIKEL BAGI GURU SE-JAWA TENGAH

PESERTA
1. Guru PAUD, TK/RA, SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA dan SMK untuk semua guru mata pelajaran.
2. Peserta BUKAN pengurus AGUPENA Jawa Tengah.
3. Peserta lomba harus menjadi peserta Seminar Nasional ”Penulisan Buku dan Karya ilmiah” tersebut.

PENYERAHAN ARTIKEL
1. Artikel dikirimkan secara langsung ke koordinator wilayah masing-masing atau melalui e-mail ke agupena64@gmail.com
2. Batas akhir penyerahan artikel 15 Juni 2009
3. Pengumuman 3 (tiga) artikel terbaik 25 Juni 2009

ATURAN PENULISAN
1. Artikel yang diserahkan merupakan hasil karya perorangan, bukan hasil duplikasi karya orang lain
2. Artikel belum pernah dipublikasikan.
3. Artikel yang dibuat harus merujuk sekurang-kurangnya 2 (dua) referensi utama.
4. Format penulisan artikel lengkap (minimal 5 halaman, ukuran kertas A4, dengan huruf Times New Roman ukuran 10 point, 1.5 spasi).
5. Tema : MEMBUDAYAKAN MENULIS DI KALANGAN GURU

PENGHARGAAN/APRESIASI
Pemenang akan mendapatkan hadiah masing-masing :
Juara I : Rp. 1.000.000 + Piagam
Juara II : Rp. 750.000 + Piagam
Juara III : Rp. 500.000 + Piagam

Seluruh peserta Lomba Penulisan Artikel yang tidak menjadi juara akan mendapat Surat Keterangan (Partisipasi Peserta) dari Ketua Umum Agupena Jawa Tengah

LAIN-LAIN
1. Artikel yang masuk menjadi hak panitia dan akan diterbitkan di Web Agupena Jawa Tengah (http://agupenajateng.net) atau Majalah Agupena Jawa Tengah
2. Keputusan Dewan Juri tidak dapat diganggu gugat.
3. Keterangan lebih lanjut dapat menghubungi panitia Lomba Penulisan Artikel melalui HP. 08170600305, 085225107979, 085725502721

Saturday, May 23, 2009

Seminar Nasional Penulisan Buku Dan Karya Ilmiah Dan Lomba Penulisan Artikel Bagi Guru Se-jawa Tengah Tema: “ Membu Date : 16/05/2009

Seminar Nasional Penulisan Buku Dan Karya Ilmiah Dan Lomba Penulisan Artikel Bagi Guru Se-jawa Tengah Tema: “ Membu Date : 16/05/2009
SEMINAR NASIONAL PENULISAN BUKU DAN KARYA ILMIAH DAN LOMBA PENULISAN ARTIKEL
BAGI GURU SE-JAWA TENGAH

Tema:
“ MEMBUDAYAKAN MENULIS DI KALANGAN GURU”

di LPMP Jawa Tengah (Jl. Kyai Maja, Srondol Semarang )
Jawa Tengah

Kamis, 25 Juni 2009


HOME PAGE: www.agupenajateng.net

ASOSIASI GURU PENULIS SELURUH INDONESIA
WILAYAH PROVINSI JAWA TENGAH
Sekretariat Panitia:
Jl. Diponegoro PO. Box 107 Demak-Jawa Tengah
CP. 085225107979, 08170600305, 085725502721
E-mail: agupena64@gmail.com

LATAR BELAKANG
Kemampuan menulis merupakan keahlian yang harus dimiliki oleh seorang guru. Dengan menulis, seorang guru dapat mengembangkan kemampuan berpikir dinamis, kreatif, dan kemampuan menganalisis serta kemampuan meningkatkan kualitas pembelajaran.

Namun kemampuan ini jarang ditingkatkan. Tak heran, jika masih tetap melekat stigma pada sebagian besar guru “Menulis itu sulit dan saya tidak bisa“. Hal ini perlu dicari solusinya agar kualitas pendidikan kita meningkat. Ibarat kita sedang sakit, kita perlu mencari penyebab sakit kita.

Seminar Nasional “Penulisan Buku dan Karya Ilmiah” dan Lomba Penulisan Artikel bagi Guru se-Jawa Tengah dengan tema “Membudayakan Menulis di Kalangan Guru”, yang digagas oleh Asosiasi Guru Penulis Seluruh Indonesia (AGUPENA) Wilayah Provinsi Jawa Tengah berupaya mencari solusi sekaligus menjadi kontributor untuk meningkatkan kesadaran guru akan pentingnya budaya menulis.

TUJUAN
1. Menambah informasi dan wawasan dalam hal penulisan buku dan karya ilmiah.
2. Memberikan semangat dan motivasi baru bagi guru untuk meningkatkan kompetensinya dalam bidang tulis-menulis.

SEMINAR NASIONAL PENULISAN BUKU DAN KARYA ILMIAH

PEMBICARA
1. H. Ahmad Tohari (Budayawan dan Penulis Internasional, Pembina Agupena Jawa Tengah)
2. Dr. Mulyadi HP, M.Pd. (Ketua Asosiasi Widyaiswara Indonesia dan Tim Penilai Karya Ilmiah, Pembina Agupena Jawa Tengah)

PESERTA
Guru PAUD, TK/RA, SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA dan SMK untuk semua guru mata pelajaran.

WAKTU & TEMPAT
Kamis, 25 Juni 2009, 08.00 – 14.00 WIB
di LPMP Jawa Tengah, Jl. Kyai Maja, Srondol, Semarang Jawa Tengah
BIAYA PENDAFTARAN
Biaya pendaftaran sebesar Rp. 75.000,- sudah termasuk snack, makan siang, paper, dll.
WAKTU DAN TEMPAT PENDAFTARAN

Pendaftaran paling lambat tanggal 20 Juni 2009. Pendaftaran dapat dilakukan dengan cara:
a. Melalui telepon dengan urutan:
Mentransfer biaya pendaftaran melalui BNI Capem UNS a.n. Johan Wahyudi No. Rek. 0167919194
Menginformasikan SEGERA setelah melakukan transfer uang biaya pendaftaran melalui telepon (bukan SMS) ke Johan Wahyudi (08562517895, 02712015778)
b. Melalui koordinator wilayah masing-masing:

1. Banyumas
Dra. Hj. Endar Yuniarti, M.Hum. (HP. 081327014301 SMKN 3 Purwokerto)
Drs. Heri Suritno HP. 081327227205 (SDN Siwarak Wetan Tambak Banyumas)

2. Purbalingga
Teguh Trianton, S.Pd HP. 08056987444 (SMK Widya Manggala Purbalingga)

3. Brebes
Sadimin, S.Pd., S.Ip., S.Ipem. HP. 081329682084 (SMAN 3 Brebes)
4. Pemalang
Drs. Samsudin HP. 081328015877 (SMPN 3 Pulosari, Pemalang)

5. Pekalongan
Zulmasri, S.S. HP. 085642638639 (SMPN 2 Talun Pekalongan)

6. Batang
Asim, S.Pd. HP. 081327119947 (SD Kambangan 2 Blado Batang)

7. Kendal
Drs. Sawali Tuhusetya, M.Pd. HP. 0822895208 (SMPN 2 Pegandon Kendal)

8. Semarang
Drs. Edi Marwanda HP. 081325360220 (SMKN 7 (STM Pembangunan Semarang)
Diyarko, S.Pd HP. 081325952303 (SMKN 11 Semarang)
Hery Nugroho, S.Pd.I HP. 081325360001 (SMPN 7 Semarang)

9. Purworejo
Nikmah Nurbaity, M.Pd HP. 081327008618 (SMAN 11 Purworejo)

10. Magelang
Nok Mujianti, S.Pd HP. 08562969327 (SMPN 11 Magelang)

11. Demak
Zaenal Abidin, S.Pd., M.Si. HP. 085225107979 (MAN Demak)

12. Sukoharjo
Budi Harjo, S.Pd., M.Pd HP. 081393116610 (SMP Islam Al-Azhar 21 Sukoharjo)

13. Surakarta
Yuni Susilowati, S.Pd. HP. 085725502721 (UNS Surakarta)
Pris Priyanto, S.Kom., M.Kom HP. 081329222741 (SMA Batik 1 Surakarta)

14. Wonosobo
Haryati, S.Ag HP. 085292387183 (MAN Mendolo Wonosobo)

15. Wonogiri
Witono, S.Pd HP. 085229930721 (SMPN 1 Purwantoro Wonogiri)

16. Cilacap
Rr. Septriwi Antarsari, S.Pd. HP. 0817259310 (Al-Azhar 16 Play Group Kindergarten Islamic School Cilacap)

17. Sragen
Johan Wahyudi, S.Pd. HP. 08562517895 (SMPN 2 Kalijambe Sragen)

18. Blora
Andreas Sutrasno, S.Pd HP. 08122816169 (SMPN 5 Blora)

19. Pati
Izzul Hasanah 085640890783 (SMK Tunas Harapan Pati)

20. Rembang
Tri Budiyono, S.Pd. HP 081390072998 (SMPN 1 Pamotan Rembang)

21. Klaten
Drs. Zulkarnaen SL HP. 081329030243 (SMAN 1 Jatinom Klaten)

22. Kebumen
Martiyono, S.Pd HP. 085726596325 (SMP 4 Kebumen)

23. Banjarnegara
Drs. Widi Purwanto HP. 081327451828 (SMPN 3 Punggelan Banjarnegara)

24. Temanggung
Parjuni, S.Pd HP. 08122778766 (SMPN 6 Temanggung)

25. Grobogan
Wahono, M.Pd. HP 08112706671 (SMPN 1 Tanggungharjo, Grobogan)

LOMBA PENULISAN ARTIKEL BAGI GURU SE-JAWA TENGAH

PESERTA
1. Guru PAUD, TK/RA, SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA dan SMK untuk semua guru mata pelajaran.
2. Peserta BUKAN pengurus AGUPENA Jawa Tengah.
3. Peserta lomba harus menjadi peserta Seminar Nasional ”Penulisan Buku dan Karya ilmiah” tersebut.

PENYERAHAN ARTIKEL
1. Artikel dikirimkan secara langsung ke koordinator wilayah masing-masing atau melalui e-mail ke agupena64@gmail.com
2. Batas akhir penyerahan artikel 15 Juni 2009
3. Pengumuman 3 (tiga) artikel terbaik 25 Juni 2009

ATURAN PENULISAN
1. Artikel yang diserahkan merupakan hasil karya perorangan, bukan hasil duplikasi karya orang lain
2. Artikel belum pernah dipublikasikan.
3. Artikel yang dibuat harus merujuk sekurang-kurangnya 2 (dua) referensi utama.
4. Format penulisan artikel lengkap (minimal 5 halaman, ukuran kertas A4, dengan huruf Times New Roman ukuran 10 point, 1.5 spasi).
5. Tema : MEMBUDAYAKAN MENULIS DI KALANGAN GURU

PENGHARGAAN/APRESIASI
Pemenang akan mendapatkan hadiah masing-masing :
Juara I : Rp. 1.000.000 + Piagam
Juara II : Rp. 750.000 + Piagam
Juara III : Rp. 500.000 + Piagam

Seluruh peserta Lomba Penulisan Artikel yang tidak menjadi juara akan mendapat Surat Keterangan (Partisipasi Peserta) dari Ketua Umum Agupena Jawa Tengah

LAIN-LAIN
1. Artikel yang masuk menjadi hak panitia dan akan diterbitkan di Web Agupena Jawa Tengah (http://agupenajateng.net) atau Majalah Agupena Jawa Tengah
2. Keputusan Dewan Juri tidak dapat diganggu gugat.
3. Keterangan lebih lanjut dapat menghubungi panitia Lomba Penulisan Artikel melalui HP. 08170600305, 085225107979, 085725502721

Monday, May 18, 2009

BAHAYA FLU BABI

Dampak dari Flu Babi
Bahaya flu babi yang berdampak mematikan bagi penderita ini, kali ini ada obatnya. Yaitu tamiflu, obat yang digunakan juga untuk flu burung. Virus flu babi ini, diklaim pemerintah Meksiko sebagai penyakit menular berbahaya. Ratusan ribu masker dibagi gratis untuk mencegah flu babi.
Mudahnya alur perpindahan virus flu babi ini yang mengakibatkan cepatnya suatu manusia terjangkit. Udara dan kontak langsung. Penderita yang dinyatakan suspect, akan mudah menularkan virus flu babi dengan batuk, bersin, atau bersentuhan langsung. Inilah yang mengakibatkan pemerintah negara Amerika Latin siaga penuh menangani virus flu babi.
Bagaimana dengan Virus Flu Babi di Indonesia?
Penelitian di Amerika menunjukkan bahwa, virus flu babi kemungkinan kecil berkembang di negara Tropik (panas). Jadi, daerah berkembangnya virus flu babi ini ada didaerah subtropik, yaitu Eropa, Amerika Latin, Afrika, dan sedikit wilayah Asia.
Virus flu babi yang dibawa oleh babi sekalipun ternyata tidak berdampak bagi orang yang memakan babi. Babi yang digoreng dengan suhu yang panas, akan steril dari virus. Dan, untuk di Indonesia, virus flu babi yang menular pada babi akan ditekan. Menghentikan ekspor sementara babi, dan mengawasi hewan babi yang ada di Indonesia.
ASAL MULA FLU BABI
Hampir 90 orang meninggal karena flu ini. Gabungan antara flu manusia, flu burung dan flu babi menjadi virus yang mematikan, namanya Swine Flu atau dikenal dengan flu babi. Di koran ternama di Surabaya, Jawa Pos, disebut "Lebih Menakutkan dari Pada Nuklir".
Sebenarnya, virus flu yang mematikan telah muncul sejak awal tahun 2000. H5N1, mengguncang Indonesia, ratusan warga Indonesia meninggal dikarenakan flu burung ini. Sekarang, mutasi flu burung yang bergabung dengan flu manusia dan flu babi, menjadikan virus baru, Swine Flu.
FLU BURUNG AJA MEMATIKAN, APALAGI GABUNGAN DARI FLU BURUNG, FLU MANUSIA, DAN FLU BABI
Perlu diketahui, orang yang terjangkit flu burung prosentase meninggalnya adalah sekitar 6-7%. Dan, flu babi prosentase meninggalnya adalah sampai 90%!! Lalu, apa yang mengakibatkan flu ini mematikan.
Sekitar tanggal 13 April 2009, di Meksiko. Warga Meksiko yang meninggal beberapa hari yang lalu, di fonis menderita flu babi. Lalu sampai hari ini, 83 warga Meksiko meninggal, jadi hampir 7 orang meninggal setiap hari karena flu babi. Virus yang menyerang babi dan manusia ini muncul dikarenakan dropnya kesehatan dan tertular oleh virus babi ini.

Informasi Tentang Flu Babi

Korban sampai hari ini akibat flu babi di Meksiko sekitar 81 orang, yang terinfeksi virus flu babi sekitar 1.300 warga Meksiko. Banyak juga mahasiswa dari Meksiko kembali pulang ke Negara-nya masing-masing ditolak, karena takut negaranya tertular virus influenza babi H1N1.
Di Indonesia sendiri melakukan tindakan serupa, yaitu mengisolasi mahasiswa atau warga yang habis berkunjung ke Meksiko. Tapi meskipun demikian, virus Babi ternyata dapat dicegah. Berikut tips-tipsnya..
CARA MENGATASI, MENGOBATI ATAU MENCEGAH FLU BABI
- Gunakan masker
- Kamera Temograf (biasanya terdapat di Bandara Udara dan RumKit besar)
- Obat TAMIFLU, untuk mendapatkan obat TAMIFLU untuk flu burung dan flu babi ada di Apotek.
- Hidup bersih

GEJALA TERKENA FLU BABI
- Demam, Batuk, Pilek, Lesu, Letih, Capek, Sesak, Muntah, dan Diare.

Gelala tersebut hampir sama dengan flu burung, dikarenakan flu babi merupakan gabungan flu burung dan flu manusia. Dan biasanya cara tertularnya melalui udara dan kontak langsung dengan penderita.

Tuesday, May 12, 2009

Barca tetap menyerang

Hadapi MU, Barca tetap menyerang
Partai final Liga Champions di Roma pada 27 Mei mendatang dipastikan akan berlangsung sangat menarik. Pasalnya, kedua finalis, Barcelona dan Manchester United, adalah dua tim yang sama-sama berkarakter menyerang.

Usai menyingirkan Chelsea lewat hasil imbang 1-1 pada laga leg kedua semifinal di London, Kamis (7/5) dinihari kemarin, pelatih Barcelona, Pepe Guardiola, menegaskan kalau timnya akan tetap menerapkan strategi menyerang sebagaimana ciri khas mereka selama ini, dalam laga final lawan United nanti.

"Kami tidak akan mengubah cara kami bermain, dengan menguasai bola, menggiringnya dan mencoba mencetak peluang," kata Guardiola. "Saya kira final nanti akan berlangsung menarik karena kedua tim akan bermain menyerang."

Hal senada juga diungkapkan Lionel Messi. Pemain asal Argentina ini mengatakan timnya tak akan mengorbankan permainan indah (menyerang) di final Liga Champions di Stadion Olimpico, Roma, 27 Mei nanti, karena gaya itu sudah menjadi andalan dan ciri khas Barcelona.

"Saya berharap Barcelona tetap bisa memamerkan permainan indah lagi di Roma. Ini akan menjadi final yang mempertemukan dua tim terbaik di dunia," ungkap Messi.

Sayangnya, dalam pertandingan final nanti, Barcelona tidak diperkuat tiga pemain belakang pilarnya, yakni bek kanan Dani Alves, bek kiri Eric Abidal dan bek tengah Rafael Marquez.

Alves tak bisa tampil karena akumulasi kartu kuning, dan Abidal terkena skorsing menyusul kartu merah yang didapatnya dalam laga kemarin. Sedangkan Marquez mengalami cedera lutut pekan lalu dan tak bisa bermain hingga akhir musim.
***

Monday, May 11, 2009

Barca tetap menyerang

Hadapi MU, Barca tetap menyerang
Partai final Liga Champions di Roma pada 27 Mei mendatang dipastikan akan berlangsung sangat menarik. Pasalnya, kedua finalis, Barcelona dan Manchester United, adalah dua tim yang sama-sama berkarakter menyerang.

Usai menyingirkan Chelsea lewat hasil imbang 1-1 pada laga leg kedua semifinal di London, Kamis (7/5) dinihari kemarin, pelatih Barcelona, Pepe Guardiola, menegaskan kalau timnya akan tetap menerapkan strategi menyerang sebagaimana ciri khas mereka selama ini, dalam laga final lawan United nanti.

"Kami tidak akan mengubah cara kami bermain, dengan menguasai bola, menggiringnya dan mencoba mencetak peluang," kata Guardiola. "Saya kira final nanti akan berlangsung menarik karena kedua tim akan bermain menyerang."

Hal senada juga diungkapkan Lionel Messi. Pemain asal Argentina ini mengatakan timnya tak akan mengorbankan permainan indah (menyerang) di final Liga Champions di Stadion Olimpico, Roma, 27 Mei nanti, karena gaya itu sudah menjadi andalan dan ciri khas Barcelona.

"Saya berharap Barcelona tetap bisa memamerkan permainan indah lagi di Roma. Ini akan menjadi final yang mempertemukan dua tim terbaik di dunia," ungkap Messi.

Sayangnya, dalam pertandingan final nanti, Barcelona tidak diperkuat tiga pemain belakang pilarnya, yakni bek kanan Dani Alves, bek kiri Eric Abidal dan bek tengah Rafael Marquez.

Alves tak bisa tampil karena akumulasi kartu kuning, dan Abidal terkena skorsing menyusul kartu merah yang didapatnya dalam laga kemarin. Sedangkan Marquez mengalami cedera lutut pekan lalu dan tak bisa bermain hingga akhir musim.
***

Wednesday, May 6, 2009

BAHAYA FLU BABI

BAHAYA FLU BABI
Flu babi yang menular ke manusia berpotensi berkembang di Indonesia. Namun, hampir dapat dipastikan keganasan flu babi Meksiko di bawah flu unggas yang telah mewabah di Indonesia.
Kepala Laboratorium Flu Unggas Universitas Airlangga CA Nidom mengatakan, flu babi sebenarnya sudah lazim. Penyakit dengan virus H1N1 di Indonesia sudah ada sejak dulu. Subtipe di Indonesia atau H1N1 klasik tidak berbahaya. "H1N1 tipe Meksiko yang dikenal sebagai flu babi sekarang inilah yang berbahaya," katanya di Surabaya.
Berdasarkan riset Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat, H1N1 tipe Meksiko diduga kuat gabungan flu unggas, flu babi, dan flu manusia. Virus kemungkinan berubah di tubuh babi.
"Sejak 2005, saya sudah melontarkan hipotesis ini. Saya sudah khawatir ini bakal terjadi. Akhir tahun lalu saya kembali mengingatkan potensi bahaya ini. Namun, sebagian kalangan masih menentang," ujarnya.
Virus yang berubah di tubuh babi lebih mungkin menular ke manusia. Pasalnya, manusia dan babi sama-sama mamalia yang cenderung memiliki kesamaan. Sebaliknya, flu unggas tidak bisa langsung ke manusia.
"Secara teoretis, virus di unggas tidak bisa langsung ke mamalia seperti manusia. Harus ada perantara mamalia lain dan itu kemungkinan besar babi," katanya.
Di tubuh babi, virus mengalami perubahan dengan dua pola. Pola pertama berupa adaptasi. "Kalau ini terjadi, dampaknya tidak terlalu berbahaya karena tidak ada perubahan struktur virus," ujarnya.
Pola kedua berupa penyusunan ulang virus. Berdasarkan pola ini, virus bisa berkembang menjadi gabungan flu babi, flu unggas, dan flu manusia. "Jika menyimak penjelasan di AS, ada kemungkinan reassortan (penyusunan ulang)," ujarnya.
Jika hal itu terjadi, tidak tertutup kemungkinan flu babi bisa berkembang di Indonesia. Salah satu pendukungnya adalah banyaknya peternakan ayam dan babi yang berdekatan. "Sejak flu unggas merebak, saya sudah mengemukakan pentingnya menata ulang peternakan," tuturnya.
Namun, di sisi lain, keganasan H1N1 tipe Meksiko tidak seperti H5N1. Dari sekitar 1.500 kasus di seluruh dunia, baru 150 berakhir dengan kematian. "Virus ini cepat menyebar, tetapi daya rusaknya rendah. Sebaliknya H5N1 lambat menyebar. Namun, daya rusaknya amat tinggi," ujarnya.
Kurang dari sebulan, H1N1 tipe Meksiko sudah menjangkiti ribuan orang. Sementara dalam tiga tahun, kasus H5N1 hanya tercatat sekitar 300 kasus di seluruh dunia. "Saya khawatir kalau hasil penyusunan ulang menghasilkan virus cepat menular dan daya rusaknya tinggi. Syukur sejauh ini belum menunjukkan tanda ke sana," ujar Nidom.

BAHAYA FLU BABI

BAHAYA FLU BABI
Flu babi yang menular ke manusia berpotensi berkembang di Indonesia. Namun, hampir dapat dipastikan keganasan flu babi Meksiko di bawah flu unggas yang telah mewabah di Indonesia.
Kepala Laboratorium Flu Unggas Universitas Airlangga CA Nidom mengatakan, flu babi sebenarnya sudah lazim. Penyakit dengan virus H1N1 di Indonesia sudah ada sejak dulu. Subtipe di Indonesia atau H1N1 klasik tidak berbahaya. "H1N1 tipe Meksiko yang dikenal sebagai flu babi sekarang inilah yang berbahaya," katanya di Surabaya.
Berdasarkan riset Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat, H1N1 tipe Meksiko diduga kuat gabungan flu unggas, flu babi, dan flu manusia. Virus kemungkinan berubah di tubuh babi.
"Sejak 2005, saya sudah melontarkan hipotesis ini. Saya sudah khawatir ini bakal terjadi. Akhir tahun lalu saya kembali mengingatkan potensi bahaya ini. Namun, sebagian kalangan masih menentang," ujarnya.
Virus yang berubah di tubuh babi lebih mungkin menular ke manusia. Pasalnya, manusia dan babi sama-sama mamalia yang cenderung memiliki kesamaan. Sebaliknya, flu unggas tidak bisa langsung ke manusia.
"Secara teoretis, virus di unggas tidak bisa langsung ke mamalia seperti manusia. Harus ada perantara mamalia lain dan itu kemungkinan besar babi," katanya.
Di tubuh babi, virus mengalami perubahan dengan dua pola. Pola pertama berupa adaptasi. "Kalau ini terjadi, dampaknya tidak terlalu berbahaya karena tidak ada perubahan struktur virus," ujarnya.
Pola kedua berupa penyusunan ulang virus. Berdasarkan pola ini, virus bisa berkembang menjadi gabungan flu babi, flu unggas, dan flu manusia. "Jika menyimak penjelasan di AS, ada kemungkinan reassortan (penyusunan ulang)," ujarnya.
Jika hal itu terjadi, tidak tertutup kemungkinan flu babi bisa berkembang di Indonesia. Salah satu pendukungnya adalah banyaknya peternakan ayam dan babi yang berdekatan. "Sejak flu unggas merebak, saya sudah mengemukakan pentingnya menata ulang peternakan," tuturnya.
Namun, di sisi lain, keganasan H1N1 tipe Meksiko tidak seperti H5N1. Dari sekitar 1.500 kasus di seluruh dunia, baru 150 berakhir dengan kematian. "Virus ini cepat menyebar, tetapi daya rusaknya rendah. Sebaliknya H5N1 lambat menyebar. Namun, daya rusaknya amat tinggi," ujarnya.
Kurang dari sebulan, H1N1 tipe Meksiko sudah menjangkiti ribuan orang. Sementara dalam tiga tahun, kasus H5N1 hanya tercatat sekitar 300 kasus di seluruh dunia. "Saya khawatir kalau hasil penyusunan ulang menghasilkan virus cepat menular dan daya rusaknya tinggi. Syukur sejauh ini belum menunjukkan tanda ke sana," ujar Nidom.